sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Ekspor 1,83 Juta Ton CPO RI ke Timur Tengah Terganggu Perang AS vs Iran

Economics editor Anggie Ariesta
13/03/2026 07:20 WIB
Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) memberikan peringatan serius terkait prospek ekspor minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) nasional.
Ekspor 1,83 Juta Ton CPO RI ke Timur Tengah Terganggu Perang AS vs Iran. (Foto Istimewa)
Ekspor 1,83 Juta Ton CPO RI ke Timur Tengah Terganggu Perang AS vs Iran. (Foto Istimewa)

“Atau mereka negara-negara importir ada kemungkinan akan mengurangi pembelian apabila harganya sudah terlalu tinggi. Utamanya harga di logistiknya. Ini yang kita tidak berharap untuk terjadi. Kita berharap perang cepat selesai, sehingga ekspor kita masih berjalan dengan lancar,” kata dia.

Wilayah Timur Tengah menjadi area yang paling terdampak langsung karena ketergantungan pada jalur Selat Hormuz. Merujuk data 2025, ekspor ke kawasan ini mencapai 1,83 juta ton dengan nilai mencapai USD1,9 miliar.

Negara-negara seperti Iran, Irak, Uni Emirat Arab, dan Oman kini berada dalam zona risiko gangguan distribusi.

“Gangguan kita memang yang betul-betul terganggu kita adalah di Middle East. Kita ada di situ yang betul-betul harus melalui Selat Hormuz. Itu ekspor kita ke Middle East itu ada 1,83 juta ton. Ini yang sudah pasti terganggu,” katanya.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement