AALI
9750
ABBA
286
ABDA
6250
ABMM
1350
ACES
1195
ACST
186
ACST-R
0
ADES
3300
ADHI
805
ADMF
7575
ADMG
170
ADRO
2190
AGAR
362
AGII
1430
AGRO
1275
AGRO-R
0
AGRS
152
AHAP
66
AIMS
358
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1100
AKRA
725
AKSI
745
ALDO
1315
ALKA
296
ALMI
288
ALTO
242
Market Watch
Last updated : 2022/01/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.20
-0.08%
-0.40
IHSG
6554.11
-0.21%
-14.06
LQ45
938.00
-0.14%
-1.34
HSI
24283.31
0.16%
+39.70
N225
27044.27
-0.32%
-87.07
NYSE
16340.32
-0.45%
-73.65
Kurs
HKD/IDR 1,838
USD/IDR 14,325
Emas
851,136 / gram

Emiten Pengelola Gerai Pizza Hut (PZZA) Rugi Rp93 Miliar

ECONOMICS
Aditya Pratama/iNews
Senin, 10 Mei 2021 15:32 WIB
Emiten pengelola gerai Pizza Hut, PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) mencatatkan kerugian sepanjang tahun 2020.
Dok. Sari Melati Kencana
Dok. Sari Melati Kencana

IDXChannel- Emiten pengelola gerai Pizza Hut, PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) mencatatkan kerugian sepanjang tahun 2020. Pada laporan keuangan tahunan, Perseroan mencatatkan rugi sebesar Rp93,51 miliar atau berbalik dari tahun 2019 dengan laba sebesar Rp200,02 miliar.

Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), penjualan neto Perseroan di tahun 2020 tercatat sebesar Rp3,45 trilliun atau turun 13,25 persen dari tahun sebelumnya sebesar Rp3,98 triliun, dengan rugi per saham dasar Rp31,08.

Adapun penjualan Perseroan terdiri atas makanan, minuman dan potongan penjualan. Makanan tercatat menjadi penjualan tertinggi sebesar Rp3,28 triliun atau lebih rendah dari sebelumnya Rp3,57 triliun. 

Kemudian, minuman tercatat Rp181,43 miliar atau lebih rendah dari sebelumnya Rp426,34 miliar. Sementara itu, potongan penjualan tercatat Rp10,09 miliar atau lebih rendah dari sebelumnya Rp11,17 miliar.

PZZA mencatatkan adanya penurunan beban pokok penjualan di tahun 2020 menjadi Rp1,19 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp1,30 triliun. Sementara itu, beban umum dan administrasi meningkat menjadi Rp209,43 miliar dari sebelumnya Rp197,13 miliar, beban operasi lainnya juga mengalami kenaikan menjadi Rp25,87 miliar dari sebelumnya Rp10,30 miliar.

Kas neto diperoleh dari aktivitas operasi tercatat Rp204,24 miliar, kas neto digunakan untuk aktivitas investasi tercatat Rp370,11 miliar dan kas neto diperoleh dari aktivitas pendanaan tercatat Rp115,88 miliar.

Sarimelati Kencana mencatatkan liabilitas sebesar Rp1,08 triliun dan ekuitas sebesar Rp1,15 triliun. Adapun total aset perseroan meningkat menjadi Rp2,23 triliun dibanding tahun 2019 sebesar Rp2,10 triliun. (IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD