Meskipun sistem pembaruan administrasi perpajakan atau CoreTax sempat menuai gelombang protes di masa awal pengembangannya, saat ini komplain masyarakat diklaim mulai melandai.
Optimalisasi teknologi ini digadang-gadang dapat mempermudah penghitungan data secara akurat tanpa memerlukan intervensi manual yang berlebihan.
"Kami gunakan semua teknologi yang ada untuk meningkatkan pendapatan pajak maupun Bea Cukai dengan memakai AI agar lebih efisien, termasuk mengoptimalkan CoreTax yang membuat semuanya dihitung otomatis sehingga orang tidak bisa lari," kata dia.
Keunggulan sistem Ditjen Pajak bisa mengonsolidasi berbagai sumber pendapatan wajib pajak secara real-time, terutama bagi mereka yang memiliki portofolio bisnis di berbagai sektor.
Dengan pengawasan berbasis data otomatis, ruang bagi praktik penghindaran pajak dinilai menjadi semakin sempit karena sistem mampu melacak rekam jejak transaksi secara mandiri.