sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Gubernur BI Yakin Volatilitas Nilai Tukar Rupiah Mereda di Juli 2026

Economics editor Anggie Ariesta
20/05/2026 18:55 WIB
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo meyakini volatilitas nilai tukar rupiah akan segera mereda dan kemudian bergerak stabil.
Gubernur BI Yakin Volatilitas Nilai Tukar Rupiah Mereda di Juli 2026. (Foto Istimewa)
Gubernur BI Yakin Volatilitas Nilai Tukar Rupiah Mereda di Juli 2026. (Foto Istimewa)

Perry menegaskan, jika ditinjau dari indikator fundamentalnya, nilai tukar rupiah saat ini sejatinya sedang berada di bawah nilai wajar atau mengalami kondisi undervalue.

Kejatuhan kurs yang terjadi belakangan ini murni disebabkan oleh hantaman sentimen eksternal mulai dari proteksionisme tarif dagang global, ketegangan militer di Timur Tengah, lonjakan harga komoditas energi, hingga kebijakan moneter restriktif dari bank-bank sentral utama dunia, terutama bank sentral AS (The Fed).

"Dengan harga minyak yang tinggi, pertumbuhan yang global yang menurun, inflasi global yang naik, arah suku bunga moneter di berbagai negara yang cenderung ketat termasuk Fed Fund Rate, suku bunga Yield, US Treasury yang meningkat tinggi dan dolar yang menguat. Itu faktor yang memberikan tekanan kepada pelemahan nilai tukar di hampir seluruh dunia termasuk rupiah," ujar Perry.

Selain dinamika eksternal, Perry tidak menampik adanya faktor pemicu dari dalam negeri yang turut menekan rupiah sejak memasuki kuartal II-2026.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement