AALI
9425
ABBA
276
ABDA
0
ABMM
2440
ACES
740
ACST
190
ACST-R
0
ADES
6150
ADHI
790
ADMF
8175
ADMG
174
ADRO
3190
AGAR
314
AGII
2300
AGRO
830
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
95
AIMS
280
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1575
AKRA
1190
AKSI
274
ALDO
755
ALKA
288
ALMI
298
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/12 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
538.68
-0.69%
-3.72
IHSG
7129.28
-0.43%
-31.11
LQ45
1012.04
-0.62%
-6.29
HSI
20175.62
0.46%
+93.19
N225
28546.98
2.62%
+727.65
NYSE
15602.93
0.32%
+50.23
Kurs
HKD/IDR 205
USD/IDR 14,795
Emas
850,422 / gram

Harga Makanan dan Minuman Naik, Inflasi di Manado Naik 0,44 Persen

ECONOMICS
Subhan/Kontributor Manado
Senin, 01 November 2021 17:09 WIB
Akibat kenaikan harga makanan, minuman dan tembakau membuat tingkat inflasi di Kota Manado menjadi 0,44 persen sepanjang Oktober 2021.
Harga Makanan dan Minuman Naik, Inflasi di Manado Naik 0,44 Persen. (Foto: MNC Media)
Harga Makanan dan Minuman Naik, Inflasi di Manado Naik 0,44 Persen. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Akibat kenaikan harga makanan, minuman dan tembakau membuat tingkat inflasi di Kota Manado menjadi 0,44 persen sepanjang Oktober 2021. Angka itu membuat Manado menempati urutan ke-3 inflasi di Pulau Sulawesi dan urutan ke-15 secara nasional.

Dengan demikian, secara akumulasi Indeks Harga Konsumen (IHK) Kota Manado beranjak dari 107,04 pada September 2021 menjadi 107,51 pada Oktober 2021. 

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulut Asim Saputra mengatakan bahwa dari sebelas kelompok pengeluaran di Kota Manado, tiga kelompok pengeluaran mengalami peningkatan indeks, yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,23 persen.

"Kelompok transportasi mengalami peningkatan sebesar 0,62 persen dan kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,04 persen," ujar Kepala BPS Provinsi Sulut, Asim Saputra, Senin (1/11/2021).

Satu kelompok yang mengalami penurunan indeks kata dia yaitu kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,09 persen.

Sedangkan kelompok yang tidak mengalami perubahan yaitu kelompok pakaian dan alas kaki, kesehatan, informasi, komunikasi dan jasa keuangan, rekreasi, olah raga dan budaya, pendidikan, penyediaan makanan/minuman dan restoran dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya.

Kota Manado, pada Oktober 2021 mengalami inflasi secara tahun kalender sebesar 1,65 persen dan inflasi “year on year” sebesar 2,40 persen.

"Penyumbang Inflasi terbesar di Kota Manado pada bulan Oktober 2021 yaitu cabai rawit sebesar 0,1205 persen, sedangkan penyumbang deflasi terbesar adalah telur ayam ras sebesar 0,0207 persen," pungkas Asim Saputra. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD