AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

Harus Selesai, Kereta Cepat Jangan Sampai Mangkrak Seperti Proyek Hambalang

ECONOMICS
Azhfar Muhammad
Selasa, 18 Januari 2022 11:50 WIB
Pengamat Transportasi dari Unika Semarang, Djoko Setijowarno, berharap agar pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) harus rampung.
Harus Selesai, Kereta Cepat Jangan Sampai Mangkrak Seperti Proyek Hambalang . (Foto: MNC Media)
Harus Selesai, Kereta Cepat Jangan Sampai Mangkrak Seperti Proyek Hambalang . (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Pengamat Transportasi dari Unika Semarang, Djoko Setijowarno, berharap agar pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) harus rampung, atau setidaknya jangan seperti proyek Wisma Atlet Hambalang, Bogor.

Karena itu, Djoko mengatakan baik pemerintah maupun KCIC selaku operator harus dapat menyelesaikan proyek KCJB sesuai dengan target pada Tahun 2023 mendatang.

“Tidak ada catatan khusus, yang penting saya minta sekarang proyek Pembangunan ini dapat rampung sebelum Jokowi turun jabatan ya sebelum 2024 udah gitu aja,” kata Djoko saat dihubungi MNC PORTAL, Selasa (18/1/2022).

Djoko mengatakan dengan adanya sejumlah kendala mundurnya proyek KCIC ini diharapkan tidak mengulang kasus proyek Hambalang oleh Pemerintah.  

“Pokoknya jangan sampai kayak proyek hambalang pas masa kepemerintahan SBY dulu,” ujarnya.

Pihaknya menilai mundurnya proyek pembangunan Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) yaitu Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) adalah hal yang wajar dikarenakan dari sebelum pembangunan sudah terlihat sangat tergesa-gesa.

“Amdalnya juga dari awal sudah tergesa-gesa, jadi pasti di akhir pasti ada kendalanya. Tapi bukan dari kendalanya sebenernya menteri KLHK sebelumnya bagaimana?” tandasnya.

Sebagai informasi, pengerjaan tiang dari proyek  KCJB yang berlokasi di Purwakarta, Jawa Barat sejumlah masalah mulai dari perobohan tiang dan dilakukan pembangunan ulang kembali hingga bengkaknya anggaran dana.

“Ya wajar kalau ada pembengkakan hingga masalah, tapi yang penting sekarang sudah diselesaikan oleh presiden dan kemarin pak Menko dan harus segera rampung sesuai target karena banyak dana hingga APBN dikeluarkan,” pungkasnya. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD