Mutu kaca pengaman untuk kendaraan bermotor nasional juga diakui global dengan diekspornya otomotif CBU maupun suku cadang.
"Apabila kebijakan impor tetap diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pasar atau pertimbangan tertentu, pendekatan yang lebih selaras dengan penguatan industri dalam negeri adalah melalui skema incomplete knock down (IKD)," ujarnya.
Skema ini memungkinkan impor komponen yang belum diproduksi atau belum memiliki daya saing memadai di dalam negeri, sembari mempertahankan aktivitas perakitan dan penggunaan komponen lokal yang telah tersedia kapasitasnya, termasuk kaca pengaman utuk kendaraan bermotor nasional.
"Dengan demikian, kebijakan impor yang dirancang secara selektif dan berbasis struktur kapasitas industri akan lebih efektif dalam menjaga kesinambungan sektor kaca lembaran dan kaca pengaman untuk kendaraan bermotor, sekaligus mendukung agenda peningkatan nilai tambah dan industrialisasi nasional secara berkelanjutan," kata Yustinus.
Sebagai informasi, impor yang akan dilakukan Agrinas terdiri dari 35 ribu unit mobil pick up ukuran 4x4 dari produsen Mahindra & Mahindra Ltd. (M&M), 35 ribu unit pick up 4x4, dan 35 ribu unit truk roda enam dari Tata Motors.
(NIA DEVIYANA)