Amran menilai, kebutuhan susu secara nasional masih membutuhkan impor hingga 3,7 juta ton per tahun. Jika investor Vietnam selesai memproduksi susu, maka hal itu bisa mengurangi volume impor hingga separuhnya.
Dia pun menegaskan, tujuan dari investasi ini untuk menyejahterakan petani, menekan impor, membuka lapangan kerja, mengurangi pengangguran, dan mengurangi kemiskinan. Dia pun meminta masyarakat mendukung terobosan ini.
"Kepada masyarakat Poso, masyarakat Sulawesi Tengah agar mengawal dengan baik. Perusahaan ini sudah memiliki cabang di Amerika, New Zealand, Rusia, Australia, perusahaan ini perlu kita sambut dengan baik," katanya.
(Rahmat Fiansyah)