AALI
12925
ABBA
197
ABDA
0
ABMM
3280
ACES
1010
ACST
163
ACST-R
0
ADES
4830
ADHI
670
ADMF
8050
ADMG
187
ADRO
3310
AGAR
354
AGII
1975
AGRO
960
AGRO-R
0
AGRS
127
AHAP
61
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
160
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1025
AKSI
232
ALDO
925
ALKA
298
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/20 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
542.40
0.61%
+3.27
IHSG
6918.14
1.39%
+94.81
LQ45
1015.18
0.69%
+6.97
HSI
20717.24
2.97%
+596.56
N225
26739.03
1.27%
+336.19
NYSE
0.00
-100%
-15044.52
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,664
Emas
870,562 / gram

Jaksa Agung Puji Peran Erick Thohir Ungkap Mega Korupsi Asabri dan Jiwasraya

ECONOMICS
Ariedwi Satrio
Sabtu, 01 Januari 2022 20:01 WIB
Jaksa Agung ST Burhanuddin mengapresiasi peran besar dari Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dalam membantu membongkar kasus mega korupsi.
Jaksa Agung Puji Peran Erick Thohir Ungkap Mega Korupsi Asabri dan Jiwasraya. (Foto: MNC Media)
Jaksa Agung Puji Peran Erick Thohir Ungkap Mega Korupsi Asabri dan Jiwasraya. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Jaksa Agung ST Burhanuddin mengapresiasi peran besar dari Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dalam membantu kejaksaan membongkar kasus mega korupsi PT Asuransi Jiwasraya dan PT ASABRI (Persero).

"Terima kasih kepada Menteri Badan Usaha Milik Negara, Bapak Erik Tohir, atas kontribusi dan kerja samanya, Kejaksaan dapat mengungkap secara tuntas mega skandal korupsi pada PT Asuransi Jiwasraya dan PT ASABRI (Persero)," kata Burhanuddin dalam keterangan Refleksi Akhir Tahun 2021 dan Rencana Program Prioritas Kejaksaan Agung Tahun 2022, Sabtu (1/1/2022).

Sejauh ini, dibeberkan Burhanuddin, kejaksaan telah berhasil menangani sebanyak 1.852 perkara korupsi. Dari jumlah tersebut, kejaksaan sudah mengeksekusi 935 terpidana. Selain itu, kejaksaan juga berhasil menyelamatkan keuangan negara sebesar Rp21,2 triliun dan 763.080 dolar AS, serta 32.900 dan dolar Singapura.

"Kemudian, penerimaan Negara Bukan Pajak sebesar Rp415,6 miliar," imbuhnya.

Burhannudin juga mengungkapkan, selama satu tahun Kejagung berhasil melakukan pengamanan pembangunan strategis terhadap 92 kegiatan dengan pagu sekira Rp162,5 Triliun. Selain itu, penegakan integritas pegawai melalui Satgas 53 dan pelaksanan restorative justice terhadap 346 perkara.

Selama satu tahun, Kejaksaan Agung (Kejagung) juga telah melakukan penegakan hukum tindak pidana korupsi yang berorientasi pada kerugian perekonomian negara. Burhanuddin mengklaim juga berhasil menangkap sebanyak 137 DPO kejaksaan, dengan rincian 88 orang perkara tindak pidana khusus dan 49 orang perkara tindak pidana umum. 

"Kejagung juga menuntut pidana mati terhadap terdakwa korupsi yang telah mengulangi kejahatannya," ujarnya.

Dalam kasus korupsi Jiwasraya dan Asabri, Kejagung menjerat sejumlah pihak menjadi tersangka hingga akhirnya berstatus narapidana. Beberapa di antaranya, dalam kasus Jiwasraya divonis seumur hidup. Sementara dalam kasus Asabri, satu terdakwa dituntut hukuman mati.

Dari korupsi Jiwasraya negara dirugikan Rp16,8 triliun. Sementara, pada kasus ASABRI, negara dirugikan Rp22,78 triliun. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD