AALI
9575
ABBA
302
ABDA
6175
ABMM
1370
ACES
1250
ACST
186
ACST-R
0
ADES
3300
ADHI
805
ADMF
7575
ADMG
179
ADRO
2210
AGAR
362
AGII
1410
AGRO
1270
AGRO-R
0
AGRS
149
AHAP
66
AIMS
358
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1045
AKRA
775
AKSI
735
ALDO
1320
ALKA
296
ALMI
296
ALTO
258
Market Watch
Last updated : 2022/01/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.60
-1.04%
-5.27
IHSG
6568.17
-1.31%
-86.99
LQ45
939.34
-1.07%
-10.15
HSI
24243.61
-1.67%
-412.85
N225
27131.34
-1.66%
-457.03
NYSE
0.00
-100%
-16397.34
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,343
Emas
848,798 / gram

Jika Kasus Omicron Berkembang, Daftar Negara yang Dicekal Masuk RI Bisa Bertambah

ECONOMICS
Felldy Utama
Minggu, 28 November 2021 21:03 WIB
Pemerintah memastikan daftar negara yang dicekal bisa bertambah atau berkurang bergantung pada peningkatan penyebaran kasus varian Covid-19, Omicron.
Jika Kasus Omicron Berkembang, Daftar Negara yang Dicekal Masuk RI Bisa Bertambah. (Foto: MNC Media)
Jika Kasus Omicron Berkembang, Daftar Negara yang Dicekal Masuk RI Bisa Bertambah. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Pemerintah memastikan daftar negara yang dicekal bisa bertambah atau berkurang bergantung pada peningkatan penyebaran kasus varian Covid-19, Omicron, secara global. Setidaknya, hal ini menjadi langkah awal dalam mencegah penyebaran virus tersebut di tanah air.

Hal itu dikatakan Menko Marves, Luhut Binsar Panjaitan dalam jumpa persnya, Minggu (28/11/2021) malam.

"List dari negara-negara tersebut bisa atau berkurang berdasarkan evaluasi secara berkala dari pemerintah," kata Luhut.

Tak hanya itu, kata dia, Kemenkes juga akan melakukan tindakan genomic squencing, terutama dari kasus-kasus positif yang berasal dari riwayat perjalanan dari luar negeri untuk mendeteksi varian Omicorn.

"Kami memperkerikan dengan kerja sama internasional yang baik 1-2 minggu ke depan untuk bisa memahami lagi bagaimana efek dari Omicorn ini terhadap vaksin dan antibody yang terbentuk dari infeksi alamiah," ujar dia.

Demi melakukan pencegahan, pemerintah pun memerintahkan untuk memperketat perbatasan masuk dari luar negeri, baik dari bandara internasional maupun pelabuhan. Hal itu merupakan pembelajaran dari merebaknya kasus Covid-19 varian Delta yang menyebabkan gelombang kedua pandemi di Indonesia.

"Oleh karena itu, langkah-langkah pengetatan perbatasan dan kedatangan dari luar negeri ini diambil pemerintah sebagai langkah waspada untuk mencegah menghambat varian Omicorn ini ke Indonesia," pungkas Luhut. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD