AALI
9300
ABBA
290
ABDA
0
ABMM
2460
ACES
745
ACST
184
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
800
ADMF
8175
ADMG
176
ADRO
3250
AGAR
298
AGII
2250
AGRO
770
AGRO-R
0
AGRS
111
AHAP
100
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
158
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1555
AKRA
1185
AKSI
280
ALDO
730
ALKA
292
ALMI
308
ALTO
192
Market Watch
Last updated : 2022/08/19 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.69
-0.42%
-2.31
IHSG
7172.43
-0.2%
-14.12
LQ45
1022.99
-0.33%
-3.35
HSI
19773.03
0.05%
+9.12
N225
28930.33
-0.04%
-11.81
NYSE
0.00
-100%
-15734.11
Kurs
HKD/IDR 180
USD/IDR 14,820
Emas
835,878 / gram

Jokowi Pakai Baju Baduy, UMKM Kewalahan Terima Pesanan

ECONOMICS
Tim IDXChannel
Selasa, 17 Agustus 2021 07:26 WIB
Dagangan UMKM yang menjual baju adat Baduy jadi laris manis setelah Jokowi mengenakan busana tersebut di sidang tahunan MPR.
Jokowi Pakai Baju Baduy, UMKM Kewalahan Terima Pesanan (Dok.MNC Media)
Jokowi Pakai Baju Baduy, UMKM Kewalahan Terima Pesanan (Dok.MNC Media)

IDXChannel - Pesanan pakaian adat Baduy makin ramai diterima UMKM di kawasan pemukiman Badui di pedalaman Kabupaten Lebak, Banten. Hal ini terjadi setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) memakai busana adat masyarakat Baduy pada Pidato Sidang Tahunan Bersama MPR/DPR dan DPD di Jakarta.

"Kami merasa kewalahan melayani pesanan dan di antaranya 30 konsumen dari Bali, " kata Kudil, seorang pelaku UMKM masyarakat Baduy dilansir Okezone yang mengutip Antara, Senin (16/8/2021).

Kebanyakan permintaan pesanan produk kerajinan tu pakaian pangsi yang biasa digunakan sehari-hari masyarakat Baduy. Permintaan terus meningkat, sehingga berdampak terhadap omzet pendapatan pelaku UMKM.

Meningkatnya permintaan tersebut setelah Presiden Jokowi menggunakan busana masyarakat adat Badui pada Sidang Kenegaraan yang dihadiri MPR, DPR dan DPD.

"Kami tidak menyangka meningkatnya permintaan pesanan itu berkah dipakai Presiden Jokowi itu, " katanya.

Menurut dia, dirinya kini mendapatkan omzet sekitar Rp20 juta melalui pesanan tersebut. Padahal, saat ini sangat sepi dan paling bantar omzet pendapatan Rp3 juta per pekan. Namun, kata dia, Presiden Jokowi memberikan rejeki terhadap pelaku UMKM masyarakat Baduy dengan menggunakan pakaian busana adat Badui pada Sidang Kenegaraan, sehingga permintaan pesanan meningkat drastis bahkan permintaan dari negara tetangga.

Meningkatnya permintaan itu dipastikan dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat Baduy di tengah pandemi Covid-19, dimana wisatawan yang berkunjung ke permukiman Badui relatif kecil.

Mereka para perajin khas produk Baduy kini dipastikan kembali menggeliat dengan ramai di bale- bale rumah mereka menenun juga merajut tas koja yang bahan bakunya dari akar tanaman. Selain itu mereka memajang produk kerajinan Badui di rumah untuk siap melayani konsumen, termasuk pesanan secara online.

Produk kerajinan Badui di antaranya kain tenun, pakaian pangsi, ikat kepala lomar, batik khas Baduy, pakaian kampret khas Baduy, selendang kain tenun, tas koja dan aneka souvenir. Selama ini,pemasaran produk Badui di antaranya konsumen langsung mendatangi perajin juga ada permintaan melalui digitalisasi secara online.

"Kami juga bisa melayani pembayaran dengan menggunakan rekening bank, " kata Kudil.

Neng (45) seorang pelaku UMKM Badui mengaku kini permintaan pesanan meningkat dari dampak pemakaian busana adat Baduy oleh Bapak Presiden Jokowi. Kemungkinan pelaku UMKM masyarakat Badui kembali bangkit setelah terpuruk akibat pandemi COVID-19.

Pelaku UMKM di sini sudah menghentikan produksi karena permintaan relatif sepi juga wisatawan ke kawasan Badui tidak ada, tambahnya, namun saat ini permintaan meningkat tentu pelaku UMKM Baduy terbantu pendapatan ekonomi.

"Kami sekarang melayani permintaan pesanan hingga menghasilkan ekonomi Rp15 juta dan dipastikan terus meningkat," katanya.

Sementara itu, Gunawan (45) seorang konsumen mengatakan dirinya mendatangi pemukiman masyarakat Badui dan ingin membeli pakaian busana yang dipakai Bapak Jokowi hitam dengan lomar atau pengikat kepala.

"Kami membeli pakaian khas Baduy itu seharga Rp300 ribu dan sangat mencintai produk kerajinan Baduy, " katanya. 

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD