AALI
9325
ABBA
284
ABDA
0
ABMM
2430
ACES
740
ACST
200
ACST-R
0
ADES
6150
ADHI
795
ADMF
8150
ADMG
176
ADRO
3140
AGAR
322
AGII
2270
AGRO
775
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
103
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
156
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1535
AKRA
1155
AKSI
272
ALDO
750
ALKA
292
ALMI
302
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/16 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.89
0.85%
+4.53
IHSG
7118.91
0.36%
+25.64
LQ45
1013.46
0.76%
+7.67
HSI
19765.62
-1.37%
-275.24
N225
28868.91
-0.01%
-2.87
NYSE
15794.33
-0.06%
-10.05
Kurs
HKD/IDR 190
USD/IDR 14,725
Emas
843,472 / gram

Kantongi Izin Edar, Alat Tes Covid BRIN Segera Diproduksi Massal

ECONOMICS
Leonardus Kangsaputra
Kamis, 13 Januari 2022 06:29 WIB
Kemenkes telah memberikan nomor izin edar alat tes Covid buatan BRIN bernama Loop Mediated Isothermal Amplification (LAMP).
Kantongi Izin Edar, Alat Tes Covid BRIN Segera Diproduksi Massal (Dok.MNC Media)
Kantongi Izin Edar, Alat Tes Covid BRIN Segera Diproduksi Massal (Dok.MNC Media)

IDXChannel - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah memberikan nomor izin edar alat kesehatan bernama Loop Mediated Isothermal Amplification (LAMP) sebagai salah satu alternatif pengujian virus Covid-19. Alat ini dapat mendeteksi Covid-19 tanpa menggunakan alat Polymerase Chain Reaction (PCR).

Saat ini metode LAMP telah memiliki Nomor Izin Edar Alat Kesehatan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, yakni Kemenkes RI AKD. Izin edar produk dengan merek dagang Qi-LAMP-O ini berlaku sampai Januari 2027.

Sebagaimana diketahui, metode LAMP ini menggunakan reaksi amplifikasi gen target. Reaksi LAMP berlangsung secara isothermal atau suhu konstan sehingga tidak memerlukan alat thermocycler atau alat PCR. 

Uniknya, metode ini hanya membutuhkan waktu kurang dari satu jam. Sehingga diagnosa hasil Covid-19 bisa diperoleh lebih cepat, namun dengan hasil seakurat PCR. Kepala Organisasi Riset Ilmu Pengetahuan Teknik (ORIPT) BRIN, Agus Haryono, berencana menggandeng mitra dalam upaya melakukan produksi LAMP.

"Setelah keluar ijin edar ini, maka selanjutnya BRIN akan melakukan perjanjian kerjasama lisensi dengan pihak mitra industri," kata Agus, saat dihubungi MNC Portal, Rabu (12/1/2022).

Nantinya mitra industri ini yang akan melakukan proses produksi dan menjual produk-produk LAMP tersebut. Pada kesempatan tersebut Agus juga menjelaskan pasar-pasar yang akan disasar oleh produk LAMP tersebut.  

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD