AALI
9725
ABBA
224
ABDA
0
ABMM
780
ACES
1480
ACST
280
ACST-R
0
ADES
1665
ADHI
1165
ADMF
8075
ADMG
167
ADRO
1185
AGAR
428
AGII
1095
AGRO
910
AGRO-R
0
AGRS
570
AHAP
71
AIMS
494
AIMS-W
0
AISA
274
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
585
AKRA
3240
AKSI
785
ALDO
870
ALKA
242
ALMI
236
ALTO
318
Market Watch
Last updated : 2021/05/07 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
468.07
-0.98%
-4.61
IHSG
5928.31
-0.7%
-41.93
LQ45
880.72
-0.93%
-8.22
HSI
28610.65
-0.09%
-26.81
N225
29357.82
0.09%
+26.45
NYSE
0.00
-100%
-16348.41
Kurs
HKD/IDR 1,838
USD/IDR 14,290
Emas
835,733 / gram

Kejagung Perluas Pencarian Aset Korupsi Asabri hingga ke Luar Negeri

ECONOMICS
Felldy U/Sindo
Selasa, 23 Maret 2021 09:25 WIB
Upaya itu dilakukan dalam rangka mengembalikkan kerugian negara atas kasus megakorupsi tersebut.
Kejaksaan Agung (Kejagung) berencana akan memperluas pancarian aset kasus korupsi PT. Asabri hingga luar negeri. (Foto; MNC Media)

IDXChannel - Kejaksaan Agung (Kejagung) berencana akan memperluas pancarian aset kasus korupsi PT. Asabri hingga luar negeri. Upaya itu dilakukan dalam rangka mengembalikan kerugian negara atas kasus megakorupsi tersebut.

Direktur Penyidikan Jaksa Agung bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah menyatakan bahwa hingga saat ini aset yang berhasil disita belum sepenuhnya bisa menutupi kerugian negara yang telah tercatat. "Sampai saat ini belum, setengahnya juga belum. Makanya kami masih kerja keras untuk bagaimana caranya bisa mengembalikkan," kata Febrie saat ditemui di Gedung Kejagung, Jakarta Selatan, Senin (22/3/2021) malam.

Oleh karena itu, kata dia, hingga saat ini timnya akan terus bekerja keras untuk mengindentifikasi aset-aset tersebut. Proses pencarian aset ini tidak hanya dilakukan di dalam negeri saja, tapi juga di luar negeri.

Kendati demikian, Febrie menyebut pihaknya harus menghormati prosedural hukum negara lain. Ia menjelaskan, negara lain baru bisa membuka akses tersebut apabila kasus PT. Asabri ini sudah memiliki putusan dari pengadilan.

Dengan begitu, katanya, Perjanjian Bantuan Hukum Timbal Balik dalam Masalah Pidana atau Treaty on Mutual Legal Assistance (MLA) bisa dilaksanakan sesegara mungkin. "Sehingga teman penyidik bisa langsung berangkat, terutama Singapura yang bisa diprioritaskan dulu yang awalnya memang sejak di Jiwasraya sudah diteliti anak-anak," ujar dia.

Penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menetapkan delapan orang tersangka dalam tindak pidana korupsi PT. Asabri. Para tersangka diduga telah merugikan keuangan negara sebesar Rp23,7 triliun lebih.

"Kerugian negaranya hingga saat ini masih dalam penghitungan BPK. Namun, sementara yang ditaksir penyidik mencapai Rp23.739.936.916.742,58," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak di Kejagung, Senin (1/2/2021). (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD