AALI
8050
ABBA
590
ABDA
6950
ABMM
1280
ACES
1305
ACST
262
ACST-R
0
ADES
2370
ADHI
675
ADMF
7675
ADMG
214
ADRO
1365
AGAR
398
AGII
1745
AGRO
2550
AGRO-R
0
AGRS
262
AHAP
57
AIMS
426
AIMS-W
0
AISA
208
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
640
AKRA
3510
AKSI
418
ALDO
645
ALKA
228
ALMI
254
ALTO
328
Market Watch
Last updated : 2021/08/02 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
438.94
0.17%
+0.75
IHSG
6072.66
0.04%
+2.63
LQ45
824.88
0.22%
+1.83
HSI
26125.00
0.63%
+163.97
N225
27742.28
1.68%
+458.69
NYSE
16602.29
-0.57%
-94.85
Kurs
HKD/IDR 1,858
USD/IDR 14,460
Emas
841,965 / gram

Masih Rendah, Realisasi Penyerapan APBD Hanya Separuh dari Target

ECONOMICS
Dita Angga/Sindo
Jum'at, 18 Juni 2021 20:57 WIB
Realisasi belanja Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) terpantau masih rendah.
Realisasi belanja Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) terpantau masih rendah. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus mendorong percepatan penyerapan belanja di daerah. Pasalnya hingga 11 Juni 2021, realisasi belanja Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) terpantau masih rendah.

Sementara itu pada akhir Juni 2021, pemerintah telah menargetkan realisasi belanja minimal 40%. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri Hudori memaparkan realisasi APBD per 11 Juni menunjukan secara akumulatif realisasi belanja yang belum memenuhi target.

Dimana untuk realisasi belanja provinsi per tanggal 11 Juni 2021  tercatat sebesar 26,40%. Sedangkan realisasi belanja kabupaten/kota masih sebesar 23,70%.

“Saya mohon, sekarang ini kita sudah memasuki bulan Juni dan masih ada waktu mungkin sekitar 10 hari kurang untuk realisasi APBD provinsi, kabupaten dan kota, ini kita harapkan lebih tinggi lagi,” katanya dikutip dari pers rilis Puspen Kemendagri, Jumat (18/6/2021)

Dia membeberkan realisasi belanja tertinggi di tingkat provinsi adalah Gorontalo yakni 39,16%. Sementara untuk belanja kota/kabupaten, realisasi tertinggi dicatatkan Kabupaten Bandung Barat yang telah mencapai 44,73%. Meski demikian, disebutkannya masih banyak daerah lain yang realisasi belanjanya perlu mendapat perhatian.

“Bagi daerah-daerah yang masih kecil kami berharap ini harus segera dilakukan percepatan realisasi, ini sudah akan berakhir kuartal kedua, saya mohon kepada teman-teman kabupaten/kota ini juga mempercepat penyerapan APBD 2021,” ujarnya.

Hudori mengatakan Kemendagri telah melakukan langkah strategi percepatan realisasi APBD. Diantaranya dengan memberikan konsultasi dan bimbingan bagi pemda yang akan melakukan perubahan anggaran.

Pihaknya juga meminta Pemda segera merealisasikan belanja untuk penanganan Covid-19, jaring pengaman sosial/bantuan sosial, dukungan vaksinasi dan insentif tenaga kesehatan, serta  mendorong penyelesaian refocusing dan realokasi APBD tahun 2021.

Tak hanya itu, Kemendagri juga mengambil langkah strategis dengan meminta segera merealisasikan pelaksanaan belanja barang/jasa dan belanja modal. Selain itu juga pemda diminta meningkatkan peran APIP maupun unit-unit pengendali mutu pada setiap OPD dalam melakukan monitoring terhadap pelaksanaan program dan kegiatan. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD