AALI
9975
ABBA
400
ABDA
0
ABMM
1450
ACES
1305
ACST
230
ACST-R
0
ADES
2950
ADHI
1025
ADMF
7700
ADMG
210
ADRO
1700
AGAR
340
AGII
1600
AGRO
2130
AGRO-R
0
AGRS
177
AHAP
65
AIMS
486
AIMS-W
0
AISA
208
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
860
AKRA
3970
AKSI
416
ALDO
1020
ALKA
244
ALMI
246
ALTO
280
Market Watch
Last updated : 2021/11/30 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
497.28
-2.19%
-11.12
IHSG
6533.93
-1.13%
-74.36
LQ45
930.98
-2.07%
-19.70
HSI
-74.94
-100.31%
-23927.18
N225
346.43
-98.78%
-27937.49
NYSE
59.11
-99.64%
-16565.76
Kurs
HKD/IDR 1,834
USD/IDR 14,318
Emas
825,609 / gram

Miliki Positivity Rate Rendah, Alasan Pemerintah Izinkan 19 Negara Ini Masuk RI

ECONOMICS
Leonardus Kangsaputra
Selasa, 19 Oktober 2021 09:49 WIB
Pemerintah telah mengizinkan 19 negara untuk bisa terbang langsung ke Bali dan Kepulauan Riau (Kepri).
Turis Asing kini boleh masuk Indonesia (Ilustrasi)
Turis Asing kini boleh masuk Indonesia (Ilustrasi)

IDXChannel - Pemerintah telah mengizinkan 19 negara untuk bisa terbang langsung ke Bali dan Kepulauan Riau (Kepri). Meski demikian, semua perjalanan internasional yang masuk ke Indonesia wajib mengikuti ketentuan yang berlaku.

Sebagaimana diketahui, kasus Covid-19 di Tanah Air berkurang dengan signifikan, bahkan mencapai di bawah seribu kasus. Pertimbangan inilah yang membuat pemerintah berencana membuka kembali perjalanan internasional menuju Tanah Air.

Merangkum dari laman Instagram resmi Komite Percepatan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), @lawancovid19_id, Selasa (19/10/2021), adapun 19 negara tersebut, meliputi: Saudi Arabia, United Arab Emirates, Selandia Baru, Kuwait, Bahrain, Qatar, China, India, Jepang, Korea Selatan, Liechtenstein, Italia, Perancis, Portugal, Spanyol, Swedia, Polandia, Hungaria, Norwegia.

Pemilihan 19 negara tersebut merujuk berbagai alasan. Diantaranya adalah Ke-19 negara ini dinilai berada di level 1 dan level 2 terkait angka kasus terkonfirmasi Covid-19. Selain itu negara tersebut juga memiliki positivity rate yang rendah sesuai standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Lantas bagaimana dengan penerbangan internasional dari negara lainnya? Jangan khawatir, sebab penerbangan tersebut tetap dapat masuk ke Indonesia melalui pintu masuk Jakarta atau Manado. (NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD