AALI
9675
ABBA
314
ABDA
6975
ABMM
1360
ACES
1260
ACST
186
ACST-R
0
ADES
3450
ADHI
810
ADMF
7600
ADMG
175
ADRO
2280
AGAR
360
AGII
1410
AGRO
1320
AGRO-R
0
AGRS
152
AHAP
68
AIMS
370
AIMS-W
0
AISA
173
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1075
AKRA
735
AKSI
660
ALDO
1405
ALKA
294
ALMI
288
ALTO
274
Market Watch
Last updated : 2022/01/28 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
508.18
0.2%
+0.99
IHSG
6645.51
0.52%
+34.35
LQ45
949.77
0.29%
+2.75
HSI
23550.08
-1.08%
-256.92
N225
26717.34
2.09%
+547.04
NYSE
0.00
-100%
-16236.51
Kurs
HKD/IDR 1,842
USD/IDR 14,364
Emas
829,485 / gram

OJK Pastikan OVO Finance Tak Berhubungan dengan OVO Payment Gateway

ECONOMICS
Hafid Fuad
Rabu, 10 November 2021 08:42 WIB
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan OVO Finance Indonesia yang izinnya dicabut berbeda dengan OVO yang merupakan payment gateway.
OJK Pastikan OVO Finance Tak Berhubungan dengan OVO Payment Gateway. (Foto: MNC Media)
OJK Pastikan OVO Finance Tak Berhubungan dengan OVO Payment Gateway. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan OVO Finance Indonesia yang izinnya dicabut berbeda dengan OVO yang merupakan payment gateway. Sebab, keduanya merupakan entitas dan mengemban nama perusahaan yang berbeda.

Juru Bicara Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Sekar Putih Djarot, menegaskan perusahaan uang elektronik OVO atau PT Visionet Internasional memiliki perizinan dari Bank Indonesia. Sehingga berbeda dengan PT OVO Finance Indonesia atau OFI.

"OVO Finance merupakan perusahaan pembiayaan bukan payment getaway. Kita harus bisa bedakan nama PT-nya dengan OVO yang payment gateway. Ini penting untuk mengimbau agar masyarakat tidak keliru," ujar Sekar kepada MNC Portal Indonesia di Jakarta (10/11/2021).

Dengan demikian, jelas bahwa OFI yang mendapatkan sanksi dari OJK tersebut tidak akan mempengaruhi operasional OVO di bawah Visionet. "Sudah jelas dalam pengumuman OJK bahwa itu PT OVO Finance Indonesia. Agar tidak menimbulkan persepsi yang salah di mata publik," katanya.

Hal ini ditambahkan Head of Public Relations OVO, Harumi Supit, yang menjelaskan perbedaan perusahaan OFI (OVO Finance Indonesia) sebagai perusahaan multi finance yang tidak ada kaitan sama sekali dengan pihaknya.

"OFI atau OvO Finance tidak pernah menjadi bagian dari kelompok perusahaan uang elektronik OVO (PT Visionet Internasional) yang mendapatkan izin resmi dari Bank Indonesia. Hanya saja, sejak awal pendiriannya OFI juga menggunakan nama 'OVO'," ujar Harumi kepada MNC Portal Indonesia di Jakarta (10/11/2021).

Jadi dia menegaskan pencabutan izin OFI oleh OJK tersebut tidak ada kaitannya sama sekali dengan semua lini bisnis di kelompok usaha uang elektronik OVO. "Semua operasional dan layanan uang elektronik OVO dan perusahaan-perusahaan di bawah OVO Group berlangsung seperti biasa, normal, dan tidak ada masalah sama sekali," tegasnya. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD