AALI
8850
ABBA
224
ABDA
6025
ABMM
4380
ACES
650
ACST
196
ACST-R
0
ADES
7275
ADHI
765
ADMF
8500
ADMG
167
ADRO
3860
AGAR
316
AGII
2500
AGRO
620
AGRO-R
0
AGRS
100
AHAP
105
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
144
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1600
AKRA
1305
AKSI
320
ALDO
695
ALKA
290
ALMI
390
ALTO
175
Market Watch
Last updated : 2022/09/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.43
-0.46%
-2.48
IHSG
7127.50
-0.71%
-51.08
LQ45
1020.20
-0.53%
-5.44
HSI
17855.14
-0.44%
-78.13
N225
26431.55
-2.66%
-722.28
NYSE
0.00
-100%
-14116.59
Kurs
HKD/IDR 1,914
USD/IDR 15,125
Emas
799,103 / gram

Outstanding Pembiayaan Fintech Lending Maret ke UMKM Tembus Rp13,2 T

ECONOMICS
Anggie Ariesta
Selasa, 17 Mei 2022 16:46 WIB
OJK mencatat Outstanding Pembiayaan Fintech Lending kepada sektor produktif seperti UMKM pada Maret 2022 mencapai Rp13,2 trilun.
Outstanding Pembiayaan Fintech Lending Maret ke UMKM Tembus Rp13,2 T (FOTO: MNC Media)
Outstanding Pembiayaan Fintech Lending Maret ke UMKM Tembus Rp13,2 T (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat Outstanding Pembiayaan Fintech Lending kepada sektor produktif seperti UMKM pada Maret 2022 mencapai Rp13,2 trilun.

"Per Maret 2022, total outstanding penyaluran pinjaman fintech lending ke UMKM telah mencapai Rp13,2 triliun atau 36 persen dari total outstanding pinjaman fintech lending," tulis OJK di Instagram resminya, Selasa (17/5/2022).

Jika dirinci, jumlah outstanding pinjaman Rp36,6 triliun berasal dari Perseorangan Rp31,3 triliun dengan UMKM Rp9,5 triliun dan Non UMKM Rp21,8 triliun. Kemudian Badan Usaha Rp5,3 triliun dengan UMKM Rp3,7 triliun dan Non UMKM Rp1,6 triliun.

Selain itu, jumlah rekening penerima pinjaman tercatat 12,8 juta rekening. Rinciannya, Perseorangan 12,8 juta rekening dengan UMKM 3,1 juta rekening dan Non UMKM 9,7 juta rekening.

Adapun untuk Badan Usaha 21,7 ribu rekening dengan UMKM 2,5 ribu rekening dan Non UMKM 19,2 ribu rekening. Sehingga total jumlah rekening UMKM sebanyak 3,1 juta rekening atau 24 persen dari total rekening.

Penyaluran pinjaman fintech lending ke luar Jawa juga mencapai 24 persen dari total pinjaman sepanjang bulan Maret 2022.

Rinciannya, untuk jumlah penyaluran pinjaman fintech lending di Jawa Rp18,5 triliun dan Luar Jawa Rp4,4 triliun. Sedangkan untuk jumlah penerima pinjaman di Jawa 13,51 juta akun dan Luar Jawa 3,52 juta akun.

Dengan demikian, hadirnya fintech lending diharapkan menjadi salah satu alternatif pendanaan untuk mendorong UMKM dan sektor produktif di Indonesia, terutama yang berada di luar Pulau Jawa. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD