AALI
9725
ABBA
228
ABDA
0
ABMM
755
ACES
1470
ACST
290
ACST-R
0
ADES
1695
ADHI
1170
ADMF
8100
ADMG
173
ADRO
1200
AGAR
446
AGII
1120
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
456
AHAP
71
AIMS
440
AIMS-W
0
AISA
280
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
580
AKRA
3340
AKSI
0
ALDO
890
ALKA
0
ALMI
236
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2021/05/06 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
474.95
0.28%
+1.32
IHSG
5984.53
0.14%
+8.62
LQ45
892.92
0.28%
+2.50
HSI
28659.81
0.85%
+241.83
N225
29387.74
2%
+575.11
NYSE
16348.41
0.36%
+59.14
Kurs
HKD/IDR 1,857
USD/IDR 14,435
Emas
827,821 / gram

Pasokan Langka Sebabkan Harga Sawit Meroket 10,26 Persen

ECONOMICS
Ferdi Rantung/Sindonews
Rabu, 17 Maret 2021 17:16 WIB
Stok minyak sawit di pasar internasional itu khususnya di negara - negara importir itu turun sekitar 26 peren sejak 2019.
Pasokan Langka Sebabkan Harga Sawit Meroket 10,26 Persen (FOTO:MNC Media)

IDXChannel -  Harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dunia saat ini sedang mengalami kenaikan yang cukup tinggi. 

Berdasarkan harga kontrak berjangka CPO yang aktif ditransaksikan di Bursa Malaysia Derivatif Exchange naik 0,3% ke RM 4.141/ton. Harga tersebut sepanjang minggu lalu, meroket 10,26% secara point-to-point. 

Direktur Eksekutif Palm Oil Agribusiness Strategic Policy Institute (PASPI), Tungkot Sipayung mengatakan, bahwa pasar global saat ini mengalami kekurangan pasokan minyak sawit, sehingga harga CPO terus mengalami kenaikan. 

"Saat ini yang terjadi di pasar global bukan karena permintaan yang tinggi melainkan pasokan yang sangat langka," katanya dalam Market Review IDX channel, Rabu (17/3/2021) 

Dia menjelaskan, stok minyak sawit di pasar internasional itu khususnya di negara - negara importir itu turun sekitar 26 peren sejak 2019. Hal itu terus berlangsung hingga awal 2021 yang turun lagi dari 28 - 53 persen. 

"Jadi sekarang ini dunia kekurangan minyak sawit itu yang mendorong kenapa harga itu naik terus," ujarnya 

Turunnya produksi di negara penghasil sawit seperti Indonesia dan Malaysia dikarenakan adanya pengaruh badai El Nino masih berlangsung sampai hari ini. Dia memprediksi, kenaikan harga sawit akan terjadi sampai akhir semester I 2021. 

"Itu diperkirakan sampai akan terjadi sampai bulan Juni di tahun ini. jadi harga akan naik sampai akhir semester I tahun ini. Di Awal semester II produksi sudah mulai rebound harga sawit akan turun," ucap dia.

(Sandy)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD