AALI
8450
ABBA
222
ABDA
6050
ABMM
4300
ACES
615
ACST
189
ACST-R
0
ADES
7325
ADHI
740
ADMF
8275
ADMG
167
ADRO
4140
AGAR
296
AGII
2200
AGRO
605
AGRO-R
0
AGRS
94
AHAP
107
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1620
AKRA
1420
AKSI
314
ALDO
665
ALKA
290
ALMI
390
ALTO
167
Market Watch
Last updated : 2022/10/06 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
534.86
0.06%
+0.32
IHSG
7076.83
0.02%
+1.44
LQ45
1011.69
0.01%
+0.06
HSI
18081.99
-0.03%
-5.98
N225
27374.78
0.94%
+254.25
NYSE
14262.03
-0.4%
-57.47
Kurs
HKD/IDR 1,934
USD/IDR 15,192
Emas
841,825 / gram

Pelaku Peretasan Ditangkap, Situs Setkab Pulih Dua Hari Lagi

ECONOMICS
Dita Angga Rusiana
Senin, 09 Agustus 2021 18:24 WIB
Sekretariat Kabinet (Setkab) menargetkan dalam waktu dua hari mendatang situsnya akan kembali seperti sedia kala.
Pelaku Peretasan Ditangkap, Situs Setkab Pulih Dua Hari Lagi (Dok.MNC Media)
Pelaku Peretasan Ditangkap, Situs Setkab Pulih Dua Hari Lagi (Dok.MNC Media)

IDXChannel - Sekretariat Kabinet (Setkab) menargetkan dalam waktu dua hari mendatang situsnya akan kembali seperti sedia kala. Hal ini disampaikan Deputi Dukungan Kerja Kabinet Setkab Thanon Aria Dewangga setelah situs Setkab diserang peretas pada Sabtu pekan lalu.

“Semoga  dalam waktu dekat, satu atau dua hari website setkab dapat tampil seperti sedia kala,” katanya, Senin (9/8/2021).

Dia mengatakan bahwa setelah Sabtu pekan lalu terjadi peretasan telah dilakukan upaya-upaya pemulihan secepat mungkin. Sehingga pada hari Rabu lalu sudah mulai tayang kembali situs Setkab. Namun ternyata masih ada upaya peretasan kembali.

“Sehingga kami ambil keputusan daripada terjadi lagi peristiwa seperti hari sSbtu, kami memutuskan untuk melakukan kebijakan men-take down website situs setkab terlebih dulu. melakukan upaya-upaya pemulihan. Terutama pemulihan-pemulihan untuk di bidang security. Dan pada saat nanti website kita sudah sangat kuat security-nya, baru lah nanti itu akan tayang lagi dan bisa memberikan layanan-layanan informasi bagi media dan masyarakat,” paparnya.

Lebih lanjut Thanon mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Dimana pelaku peretasan sudah ditangkap. Namun begitu dia belum dapat memastikan modus apa dibalik peretasan tersebut.

“Kalau modus memang harus ditanyakan ke pihak mabes. Karena sejauh ini yang kami dapat ketahui, pelakunya baru ditangkap dan belum dilakukan upaya-upaya untuk interogasi dan lain-lain itu belum ada,” tuturnya.

Dia juga memastikan bahwa tidak ada informasi yang bersifat rahasia yang dicuri. Dia mengatakan bahwa situs Setkab memang berisi informasi terkait acara presiden dan kegiatan pemerintahan.

Thanon pun menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian terkait upaya hukum bagi pelaku peretasan.

“Kalau dari kami sepenuhnya menyerahkan kepada pihak kepolisian bagaimana tindakan yang diambil. Yang jelas buat kami, upaya peretasan website setkab itu sangat merugikan. Merugikan setkab maupun teman-teman media dan masyarakat,” pungkasnya. 

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD