sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Pemerintah Sepakati Evaluasi Tata Kelola MBG, Target Satu Bulan Rampung

Economics editor Felldy Utama
11/06/2026 19:30 WIB
Hal ini sebagai respons atas desakan sejumlah masyarakat terhadap program ini.
Pemerintah Sepakati Evaluasi Tata Kelola MBG, Target Satu Bulan Rampung. Foto: iNews Media Group.
Pemerintah Sepakati Evaluasi Tata Kelola MBG, Target Satu Bulan Rampung. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Pemerintah menyepakati untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh terkait tata kelola program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini sebagai respons atas desakan sejumlah masyarakat terhadap program ini.

"Jadi memang kita menyepakati bersama-sama bahwa kita butuh penataan menyeluruh dari program MBG ini. Kalau bicaranya waktu tentu secepat-cepatnya," kata Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi usai mengikuti rapat koordinasi terkait MBG di Kantor Kementerian Koordinator Pangan, Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Dia menyebut jika dalam evaluasi nanti akan dilihat klaster yang menjadi permasalahan. Namun, untuk hal-hal yang sudah sesuai mekanisme dan standar operasional prosedur (SOP) akan tetap berjalan.

"Nah (tapi) ada klaster-klaster yang memang harus kita tata ulang, kita benahi," ujarnya.

Di sisi lain, terkait pelaksanaan MBG di bawah kepemimpinan Nanik S Deyang kini akan segera memprioritaskan daerah 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar) untuk bisa secepatnya disalurkan.

"Termasuk juga ada peningkatan yang signifikan dalam dua minggu ini berkenaan dengan penerima manfaat, untuk istilahnya 3B. Untuk Ibu hamil, kemudian ibu yang menyusui, dan balita di bawah lima tahun. Jadi mohon dukungannya, mohon bersabarnya untuk kita kerja keras kita tata ulang semua," tuturnya.

Mensesneg menyebut jika evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola program MBG ini ditargetkan dalam kurun waktu satu bulan.

"Kita target awal satu bulan ini harus sudah selesai. Tapi tentunya semua ada dinamikanya," ujar Mensesneg.


(NIA DEVIYANA)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement