Secara rinci, klaster 1 meliputi ruas Tarutung–Sipirok–Padang Sidempuan sepanjang 105,55 km pada 52 titik terdampak. Tahun 2026 ditangani pada 22 titik, dimana saat ini progres pekerjaan telah mencapai 14,10 persen.
Klaster 2 ruas Batas Aceh–Sibolga dan Rampa–Poriaha sepanjang 131,19 km, pada 69 titik terdampak. Pada 2026 ditangani 33 titik, di mana saat ini sedang proses konstruksi di 14 lokasi dengan progres 21,50 persen.
(Febrina Ratna Iskana)