AALI
8900
ABBA
232
ABDA
6025
ABMM
4650
ACES
625
ACST
210
ACST-R
0
ADES
7200
ADHI
800
ADMF
8525
ADMG
168
ADRO
4050
AGAR
302
AGII
2520
AGRO
640
AGRO-R
0
AGRS
102
AHAP
109
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
146
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1605
AKRA
1400
AKSI
324
ALDO
705
ALKA
294
ALMI
380
ALTO
177
Market Watch
Last updated : 2022/09/23 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
541.91
-0.84%
-4.57
IHSG
7178.58
-0.56%
-40.32
LQ45
1025.63
-0.68%
-7.01
HSI
17933.27
-1.18%
-214.68
N225
0.00
-100%
-27313.13
NYSE
0.00
-100%
-14236.60
Kurs
HKD/IDR 1,912
USD/IDR 15,030
Emas
805,406 / gram

Perempuan Diduga Curi Cokelat di Alfamart, Pengacara: Lupa Kalau Ambil

ECONOMICS
Isty Maulidya
Senin, 15 Agustus 2022 13:58 WIB
Kuasa hukum Mariana, perempuan yang diduga mencuri cokelat di Alfamart, menyampaikan kliennya tidak bermaksud mencuri, melainkan lupa membayar cokelat.
Perempuan Diduga Curi Cokelat di Alfamart, Pengacara: Lupa Kalau Ambil. (Foto: MNC Media)
Perempuan Diduga Curi Cokelat di Alfamart, Pengacara: Lupa Kalau Ambil. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Kuasa hukum Mariana, perempuan yang diduga mencuri cokelat di Alfamart, menyampaikan kliennya tidak bermaksud mencuri, melainkan lupa membayar cokelat yang dia bawa.

Dia menyebutkan, Mariana seringkali lupa terhadap sesuatu, dan mungkin saja disebabkan oleh faktor usia. Sehingga langsung meninggalkan minimarket tersebut dan masuk ke dalam kendaraannya.

"Memang sebenarnya mau beli sesuatu di Alfamart itu, tapi lupa kalau sudah ambil cokelat dan lupa dibayar juga," ujar pengacara Mariana, Haji Amir saat dihubungi pada Senin (15/8/2022).

Selanjutnya usai ditegur oleh karyawan Alfamart, Mariana pun langsung menyanggupi untuk membayar cokelat tersebut. Bahkan, Amir mengatakan bahwa Mariana membayar tiga kali lipat dari harga asli cokelat.

"Mungkin karyawan disitu juga sudah mengamati dari awal, makanya langsung ditegur dan diminta untuk bayar. Itu langsung dibayar tiga kali lipat," lanjut Amir.

Amir juga mengapresiasi tindakan yang dilakukan oleh karyawan Alfamart, sebagai bentuk tanggung jawab dalam bekerja. Namun, Amir menyayangkan video tersebut beredar di media padahal seharusnya hal itu sudah diselesaikan.

"Karyawan Alfamart itu patut diapresiasi karena memang Sudah jadi tanggung jawabnya menegur, hanya yang disayangkan kenapa videonya sampai tersebar di media sosial padahal kasusnya sudah diselesaikan," jelasnya.

Oleh sebab itu, pihaknya datang ke Alfamart tersebut dengan maksud meminta videonya dihapus dan melakukan diskusi. Diskusi tersebut diakui Amir berjalan dengan damai dan tidak ada tekanan terhadap karyawan Alfamart.

Adapun video permintaan maaf itu dibuat dengan tujuan untuk disebarkan ke grup internal karyawan Alfamart sebagai tanda bahwa kasus tersebut selesai.

"Videonya itu direkam untuk disebarkan ke grup karyawan Alfamart, tapi entah kenapa jadi viral lagi. Padahal kami ke situ hanya untuk menyelesaikan masalah yang ada secara baik-baik," pungkas Amir. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD