AALI
9575
ABBA
302
ABDA
6175
ABMM
1370
ACES
1250
ACST
186
ACST-R
0
ADES
3300
ADHI
805
ADMF
7575
ADMG
179
ADRO
2210
AGAR
362
AGII
1410
AGRO
1270
AGRO-R
0
AGRS
149
AHAP
66
AIMS
358
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1045
AKRA
775
AKSI
735
ALDO
1320
ALKA
296
ALMI
296
ALTO
258
Market Watch
Last updated : 2022/01/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.60
-1.04%
-5.27
IHSG
6568.17
-1.31%
-86.99
LQ45
939.34
-1.07%
-10.15
HSI
24243.61
-1.67%
-412.85
N225
27131.34
-1.66%
-457.03
NYSE
0.00
-100%
-16397.34
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,343
Emas
848,798 / gram

Perketat Mobilitas, Pemkot Bekasi Bakal Terapkan SIKM Saat Nataru

ECONOMICS
Jonathan Simanjuntak/MPI
Selasa, 30 November 2021 14:54 WIB
Pemkot Bekasi akan memberlakukan kembali surat izin keluar masuk (SIKM) saat pemberlakuan PPKM level 3 Nataru.
Perketat Mobilitas, Pemkot Bekasi Bakal Terapkan SIKM Saat Nataru(Dok.MNC Media)
Perketat Mobilitas, Pemkot Bekasi Bakal Terapkan SIKM Saat Nataru(Dok.MNC Media)

IDXChannel - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi akan memberlakukan kembali surat izin keluar masuk (SIKM) selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 di masa libur Nataru. Upaya tersebut untuk menekan adanya potensi penularan Covid-19 selama masa liburan.

“Bukan hanya imbauan. Nanti kita lakukan sama seperti Dishub dan Polres buat, seperti tahun lalu, surat izin keluar masuk,” ujar Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi kepada wartawan, dikutip Selasa (29/11/2021).

Meski begitu, Rahmat meminta warganya untuk menahan diri selama masa liburan berlangsung. Apalagi, bagi mereka yang ingin melakukan perjalanan keluar kota. Oleh karenanya SIKM pun segera diberlakukan.

Mengingat, tambah Rahmat, lonjakan kasus Covid-19 pernah terjadi selama masa libur lebaran pada Juli 2021 silam. Saat itu, masih ditemukan warga yang abai untuk melakukan pelaporan untuk dilakukan pelacakan.

“Karena kondisi sekarang ini kan tidak terduga, apalagi itu Omicron. Yang katanya dari Afrika. Itu yang sudah divaksin aja kena, apalagi yang belum. Ini kan harus jadi perhatian betul,” sambungnya.

Dirinya juga memastikan telah menyiagakan sejumlah fasilitas kesehatan pada tiap-tiap kecamatan. Hal ini untuk tetap melakukan pengecekan apabila masih ada warga yang melakukan perjalanan luar kota.

“Mereka sudah diimbau untuk segera ke fasilitas kesehatan, ada proses surat perjalanan juga. Sehingga kita juga mendeteksi gampang.” tutupnya.

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD