Rosan menekankan soal efektivitas kerja sama ini akan dinilai dari implementasi proyek nyata di masa mendatang, bukan sekadar dokumen administratif semata.
“Keberhasilan kerja sama ini tidak akan diukur dari dokumen yang kita tandatangani hari ini, melainkan dari proyek-proyek yang kita wujudkan di masa depan," katanya.
"Kami ingin melihat lebih banyak investasi, kemitraan teknologi, pertukaran keahlian, dan peluang yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara. Indonesia terbuka, Indonesia berkomitmen pada reformasi, dan Indonesia siap menjadi mitra jangka panjang," kata Rosan.
(Nur Ichsan Yuniarto)