Takaichi menjadi perdana menteri wanita pertama Jepang pada Oktober lalu. Dia kemudian menggelar menyerukan pemilu sela pada 8
awal Februari ini.
Partai Demokrat Liberal (LDP) yang dipimpin Takaichi menang telak dalam pemilu itu, meraih dua per tiga kursi di majelis rendah.
Pada November, pemerintahannya mengesahkan paket stimulus senilai 21,3 triliun yen yang bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan.
Paket tersebut mencakup subsidi energi, bantuan tunai, dan insentif investasi di bidang-bidang utama seperti semikonduktor dan kecerdasan buatan.
Namun, rencana pengeluaran tersebut telah membuat investor khawatir.
Utang Jepang lebih dari dua kali lipat PDB negara tersebut, dan yang tertinggi di antara negara-negara maju.