AALI
9325
ABBA
282
ABDA
0
ABMM
2390
ACES
730
ACST
199
ACST-R
0
ADES
6150
ADHI
800
ADMF
8150
ADMG
176
ADRO
3130
AGAR
322
AGII
2270
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
105
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
157
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1565
AKRA
1150
AKSI
268
ALDO
755
ALKA
292
ALMI
302
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/16 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
540.35
0.93%
+4.99
IHSG
7122.25
0.41%
+28.98
LQ45
1014.25
0.84%
+8.46
HSI
19765.62
-1.37%
-275.24
N225
28868.91
-0.01%
-2.87
NYSE
15794.33
-0.06%
-10.05
Kurs
HKD/IDR 190
USD/IDR 14,725
Emas
843,472 / gram

Pilar Kebangkitan Ekonomi RI, Jokowi Dorong Banyak UMKM Masuk E-commerce

ECONOMICS
Dita Angga Rusiana
Kamis, 20 Mei 2021 20:25 WIB
Jokowi ingin jumlah UMKM Indonesia yang masuk ke platform e-commerce semakin meningkat secara signifikan.
Pilar Kebangkitan Ekonomi RI, Jokowi Dorong Banyak UMKM Masuk E-commerce (FOTO:MNC Media)
Pilar Kebangkitan Ekonomi RI, Jokowi Dorong Banyak UMKM Masuk E-commerce (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa momentum Hari Kebangkitan nasional Indonesia harus diisi dengan mempercepat kebangkitan produk-produk dalam negeri. Utamanya kebangkitan produk-produk UMKM Indonesia. 

“Yang mampu menghasilkan produk-produk berkualitas tinggi, menguasai pasar dalam negeri, lebih kompetitif di pasar global dan UMKM naik kelas,” katanya dalam Festival Joglosemar: Artisan of Java, Kamis (20/5/2021). 

Dia menegaskan bahwa UMKM merupakan salah satu pilar kebangkitan ekonomi Indonesia. Hal ini mengingat sektor UMKM melibatkan banyak pihak. 

“Saya ingin menegaskan lagi UMKM merupakan pilar penting kebangkitan ekonomi kita. Usahanya tersebar di seluruh pelosok tanah air. Jenis usaha dan produknya juga sangat beragam, melibatkan banyak warga sekitar, menciptakan lapangan kerja baru dan mampu menyerap banyak tenaga kerja,” tuturnya. 

Jokowi ingin jumlah UMKM Indonesia yang masuk ke platform e-commerce semakin meningkat secara signifikan. Menurutnya, peningkatan UMKM pada platform e-commerce pasti akan berdampak juga kepada pergerakan ekonomi offline. 

“Sehingga perputaran ekonomi bergerak dari bawah, bergerak dari pinggiran di berbagai pelosok indonesia secara merata dan berkeadilan,” pungkasnya. 

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD