sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Pimpin Cetak 137 Ribu Hektare Sawah dan Oplah di Papua, Mentan Amran Tegaskan Semua Milik Rakyat

Economics editor Nur Ichsan Yuniarto
04/07/2026 14:02 WIB
Papua kini menjadi salah satu kawasan prioritas pengembangan pangan nasional.
Pimpin Cetak 137 Ribu Hektare Sawah dan Oplah di Papua, Mentan Amran Tegaskan Semua Milik Rakyat
Pimpin Cetak 137 Ribu Hektare Sawah dan Oplah di Papua, Mentan Amran Tegaskan Semua Milik Rakyat

“Lebih dari separuh program cetak sawah di Tanah Papua dan hampir seluruh program optimalisasi lahan berada di Merauke. Ini menunjukkan Merauke menjadi pusat pengembangan pangan di Tanah Papua,” ujarnya.

Ia menegaskan Pemerintah Provinsi Papua Selatan siap mendukung seluruh Proyek Strategis Nasional, khususnya di sektor pangan, sebagai bagian dari pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat stabilitas ekonomi dan mewujudkan ketahanan pangan nasional.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Menteri Pertanian karena program ini memberi manfaat besar bagi ekonomi masyarakat. Kami siap mendukung penuh agar Papua Selatan menjadi lumbung pangan, bahkan ke depan mampu menjadi pengekspor beras,” katanya.

Perwakilan petani Desa Waninggap Kai mengaku manfaat program pemerintah sudah dirasakan langsung oleh masyarakat. Selain meningkatkan produksi, mekanisasi pertanian dan pendampingan yang diberikan pemerintah membuat biaya usaha tani semakin efisien dan hasil panen meningkat.

“Dulu lahan kami belum tergarap maksimal. Sekarang dengan bantuan pemerintah, alat pertanian, benih, dan pendampingan, hasil panen meningkat dan pendapatan petani juga jauh lebih baik. Kami optimistis Merauke bisa menjadi lumbung pangan Indonesia,” kata perwakilan petani di wilayah tersebut. 

Mentan Amran menegaskan pemerintah akan terus memperluas pengembangan kawasan pangan di Papua sebagai bagian dari strategi memperkuat swasembada pangan nasional. 

"Seluruh program tersebut dibangun agar manfaatnya kembali kepada masyarakat Papua sebagai pemilik tanah dan pelaku utama pembangunan pertanian di wilayahnya," katanya.

(Nur Ichsan Yuniarto)

Halaman : 1 2 3 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement