Produsen manufaktur Indonesia kembali mencatat peningkatan pesanan ekspor baru untuk pertama kali dalam enam bulan. Angkanya merupakan yang tertinggi sejak Mei 2022.
Baca Juga:
"Kondisi permintaan menunjukkan tren positif, dengan penjualan yang meningkat cukup kuat sehingga mendorong kenaikan produksi, ketenagakerjaan, dan aktivitas pembelian.Terlebih lagi, kenaikan permintaan tidak terbatas pada klien domestik saja, karena ekspor naik untuk pertama kali dalam enam bulan," katanya.
"Tekanan harga masih tetap tinggi, dengan produsen mencatat kenaikan beban biaya rata-rata di tengah laporan kenaikan harga bahan baku," katanya. (Wahyu Dwi Anggoro)