AALI
8450
ABBA
222
ABDA
6050
ABMM
4280
ACES
615
ACST
186
ACST-R
0
ADES
7200
ADHI
740
ADMF
8300
ADMG
169
ADRO
4090
AGAR
294
AGII
2230
AGRO
605
AGRO-R
0
AGRS
93
AHAP
106
AIMS
240
AIMS-W
0
AISA
177
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1620
AKRA
1395
AKSI
322
ALDO
670
ALKA
288
ALMI
388
ALTO
170
Market Watch
Last updated : 2022/10/07 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
531.65
-0.49%
-2.62
IHSG
7057.14
-0.28%
-19.48
LQ45
1005.84
-0.48%
-4.84
HSI
17831.83
-1%
-180.32
N225
27172.40
-0.51%
-138.90
NYSE
14087.38
-1.23%
-174.65
Kurs
HKD/IDR 1,933
USD/IDR 15,185
Emas
835,647 / gram

Polisi Buru Aset Terkait DNA Pro di Luar Negeri

ECONOMICS
Putranegara Batubara/MPI
Jum'at, 27 Mei 2022 17:20 WIB
Bareskrim Polri terus berupaya menemukan aset-aset yang terkait hasil penipuan melalui robot trading DNA Pro yang ada di luar negeri.
Polisi Buru Aset Terkait DNA Pro di Luar Negeri (FOTO: MNC Media)
Polisi Buru Aset Terkait DNA Pro di Luar Negeri (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Bareskrim Polri terus berupaya menemukan aset-aset yang terkait hasil penipuan melalui robot trading DNA Pro yang ada di luar negeri.

Dir Tipideksus Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan mengungkapkan, pihaknya masih akan terus melakukan tracing aset terkait kasus dugaan robot trading skema ponzi DNA Pro. 

Whisnu menyebut, penelusuran aset baik di dalam maupun di luar negeri yang disinyalir terkait perkara itu akan bekerjasama dengan PPATK. 

"Bahwa penyitaan tersebut tidak berhenti disini, penyidik masih bekerja sama dengan teman-teman PPATK untuk tracing aset yang ada di dalam dan di luar negeri," kata Whisnu dalam konferensi pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (27/5/2022).

Menurut Whisnu, penyidik Bareskrim dan PPATK masih mencari informasi terkait dengan uang hasil kejahatan. Ia memastikan, kedepannya akan masih terus bertambah terkait dengan aset yang disita. 

"Karena teman-teman dari PPATK pun tim dari Eksus melakukan tracing aset baik yang berupa benda bergerak atau uang bahkan hingga ke luar negeri," ujar Whisnu. 

Sejauh ini, aset yang telah disita diantaranya satu unit Hotel di Jakarta Pusat, 14 unit mobil, Ferrari, Alphard, Mustang, Lexus, BMW, Fortuner, Pajero, HRV dan Honda Brio, emas seberat 20 kilogram, 10 unit rumah di berbagai lokasi dan dua unit apartemen. 

Dalam kasus ini, Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dit Tipideksus) Bareskrim telah menetapkan 14 orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan robot trading skema ponzi DNA Pro. 

Dari 14 tersangka, 11 diantaranya telah ditangkap dan ditahan oleh polisi. Sementara, tiga orang lainnya saat ini masih dalam proses pengejaran. Mereka diduga kabur keluar negeri. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD