"Angkanya sudah dipastikan, tinggal ditentukan kapan mau dikirim. Saya juga mau nanya Pak Rosan (Kepala Danantara) kapan mau mengirim uangnya," ujar dia.
Lebih lanjut, Purbaya menjelaskan bahwa peningkatan setoran dari badan investasi negara ini memberikan dampak positif bagi stabilitas fiskal nasional. Dengan keuntungan yang meningkat, pemerintah memiliki ruang gerak yang lebih luas tanpa harus terbebani oleh pembiayaan utang yang berlebih.
"Kalau tahun-tahun sebelumnya cuma dapat Rp90 triliun dari dividen, sekarang Rp120 triliun kan bagus, meningkat. Jadi pemerintah tidak rugi, pendapatan malah bertambah. Saya harap ke depan untungnya bisa lebih besar lagi," ujar dia.
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan pasar terhadap ketahanan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global, sekaligus memastikan program-program prioritas pemerintah di tahun 2026 tetap memiliki dukungan pendanaan yang solid.
(NIA DEVIYANA)