sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Purbaya Kunjungi Kantor Pajak Jabar, Pastikan APBN Surplus Rp22 Triliun

Economics editor Rohman Wibowo
25/08/2026 12:00 WIB
Purbaya melakukan kunjungan mendadak ke Kanwil DJPb Jabar di Badung untuk memantau langsung progres pelaksanaan APBN hingga pengunjung Juli 2026.
Purbaya Kunjungi Kantor Pajak Jabar, Pastikan APBN Surplus Rp22 Triliun. (Foto: iNews Media Group)
Purbaya Kunjungi Kantor Pajak Jabar, Pastikan APBN Surplus Rp22 Triliun. (Foto: iNews Media Group)

Penerimaan perpajakan di Jawa Barat hingga akhir Juli 2026 terhimpun sebesar Rp81,30 triliun atau mencatatkan ekspansi 7,35 persen secara tahunan (year-on-year). Angka ini bersumber dari penerimaan pajak senilai Rp63,84 triliun yang melonjak 10,41 persen, serta setoran kepabeanan dan cukai yang menyumbang Rp17,46 triliun. 

Sektor industri pengolahan tetap memegang peranan vital sebagai kontributor terbesar dengan setoran Rp30,60 triliun atau merepresentasikan 47,93 persen dari total penerimaan pajak daerah.

Dari sisi pengeluaran, realisasi belanja negara di Jawa Barat telah terserap sebesar Rp63,59 triliun atau 57,02 persen dari total pagu anggaran. Kendati belanja negara secara total terkoreksi tipis 1,45 persen secara tahunan, belanja Kementerian/Lembaga (K/L) justru melesat 28,86 persen mencapai Rp26,61 triliun atau setara 53,53 persen dari pagu. 

Akselerasi belanja K/L ini terutama didorong oleh lonjakan pos belanja modal yang menyentuh Rp3,11 triliun atau melambung signifikan 115,37 persen dibandingkan posisi Juli 2025 guna memacu pembangunan infrastruktur dan fasilitas layanan publik.

Sementara itu, alokasi Transfer ke Daerah (TKD) dan Dana Desa telah terealisasi senilai Rp36,98 triliun atau 59,82 persen dari pagu anggaran. Rinciannya mencakup penyaluran TKD sebesar Rp35,46 triliun dan pencairan Dana Desa sebesar Rp1,52 triliun hingga akhir Juli 2026.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement