"Kalau impor makin parah kan, harganya mahal, mungkin akan menekan defisit. Kita pastikan saja pertama, tax collection kita, pengumpulan pajak kita dan cukai enggak ada yg bocor," kata Purbaya.
"Jadi bisa kurangi tekanan ke defisit. Kalau sudah bagus nanti kita lihat dampaknya seperti apa baru kita hitung langkah-langkah yang perlu kita lakukan," sambungnya.
Ia juga menanggapi soal stok energi yang sebelumnya disinggung Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Menurutnya, asumsi pasokan selama 20 hari hanya berlaku jika tidak ada suplai sama sekali.
"Kan itu harga setahun kan, kalau kita belinya setahun. Yang 20 hari itu kalau enggak ada supply sama sekali, berantakan. Tapi biasanya enggak seperti itu. Kita pasti dapat suplai, mungkin harganya lebih tinggi," ucapnya.
Purbaya kembali menegaskan bahwa dengan asumsi harga minyak yang telah diperhitungkan, defisit anggaran masih bisa dikendalikan.