Airlangga menegaskan bahwa keseluruhan kebijakan yang berlaku mulai 1 April 2026 ini akan dievaluasi setelah dua bulan pelaksanaan. Pemerintah optimistis bahwa transformasi struktural ini akan membuat ekonomi Indonesia lebih efisien, produktif, dan memiliki daya tahan yang lebih kuat terhadap tantangan global.
(Febrina Ratna Iskana)