Sefas menyatakan, prioritas utama dalam proses transisi adalah memastikan kegiatan operasional tetap berjalan secara aman dan andal. Penyelesaian transaksi ditargetkan berlangsung pada 2026, dengan tetap menunggu seluruh persetujuan regulator serta pemenuhan persyaratan yang berlaku.
Akuisisi ini sekaligus memperkuat posisi Sefas di sektor hilir energi, dari bisnis distribusi pelumas hingga ritel bahan bakar melalui jaringan SPBU Shell di Indonesia.
Sekadar informasi tambahan, PT Sefas Pelindotama berdiri pada 1997 sebagai distributor resmi pelumas Shell Indonesia. Berfokus pada sektor pertambangan dan industri terkait lainnya, Sefas Pelindotama berkomitmen untuk dapat menjadi pemasok pelumas yang andal dan terpercaya.
(Dhera Arizona)