IDXChannel - Sektor properti dinilai cukup sangat terdampak imbas adanya konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Namun, dampaknya lebih bersifat tidak langsung melalui beberapa jalur transmisi makroekonomi.
Head of Research Services Colliers Indonesia Ferry Salanto mengatakan, setidaknya ada beberapa segmen properti yang dinilai lebih sensitif atau rentan terhadap kondisi saat ini.
Pertama, apartemen kelas menengah atas yang banyak dibeli investor. Selanjutnya, properti yang pembeliannya bersifat spekulatif.
"Kemudian, pengembang dengan leverage tinggi (menggunakan utang dalam porsi besar dibandingkan modal sendiri (equity) untuk membiayai proyeknya, dan hotel berbasis MICE dan pusat perbelanjaan yang sangat bergantung pada konsumsi dan aktivitas bisnis," ujarnya dalam pernyataan resmi, Minggu (8/3/2026).