"Yang Rp50 juta ke atas 5 persen, di bawah Rp50 juta 0 persen. Kata menteri Purbaya Rp50 juta ke atas cuma di bawah 1 persen orang. Ya sudah kalau gitu kalau cuma sedikit orang, hapusin aja semua," katanya.
Menurutnya rencana kebijakan tersebut belum tepat diterpakan, mengingat keadaan ekonomi saat ini belum stabil.
"Kan kita dalam keadaan yang tidak terlalu baik-baik saja situasi ekonomi. Nanti kalau ekonomi sudah membaik, silakan baru diskusi lagi," ujar dia.
Dalam kesempatan itu, Said Iqbal mengaku telah beberapa kali meminta bertemu dengan Purbaya selaku Penasihat Khusus Presiden untuk membahas persoalan tersebut. Namun, dia menyebut belum mendapat respons dari Purbaya.
"Saya maaf ya melalui kawan-kawan media nih, sudah dua kali tiga kali saya minta ketemu Menteri Purbaya sebagai Penasihat Khusus Presiden tapi enggak direspons," kata Said Iqbal.