AALI
8900
ABBA
230
ABDA
7075
ABMM
845
ACES
1415
ACST
252
ACST-R
0
ADES
1915
ADHI
1005
ADMF
8250
ADMG
163
ADRO
1315
AGAR
422
AGII
1125
AGRO
1135
AGRO-R
0
AGRS
470
AHAP
68
AIMS
380
AIMS-W
0
AISA
238
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3200
AKSI
535
ALDO
930
ALKA
244
ALMI
250
ALTO
382
Market Watch
Last updated : 2021/06/11 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
482.65
-0.44%
-2.14
IHSG
6095.50
-0.2%
-12.04
LQ45
901.64
-0.42%
-3.77
HSI
28842.13
0.36%
+103.25
N225
28948.73
-0.03%
-9.83
NYSE
0.00
-100%
-16620.00
Kurs
HKD/IDR 1,826
USD/IDR 14,188
Emas
866,552 / gram

Setahun Lesu Akibat Pandemi Covid-19, Mal dan Ritel di Surabaya Mulai Pulih

ECONOMICS
Lukman Hakim/Sindo
Sabtu, 15 Mei 2021 09:45 WIB
Selama Ramadhn 2021 ternyata menjadi berkah dari pebisnis ritel fashion di Surabaya.
Setahun Lesu Akibat Pandemi Covid-19, Mal dan Ritel di Surabaya Mulai Pulih. (Foto: MNC Media)

IDXChannel – Selama Ramadhn 2021 ternyata menjadi berkah dari pebisnis ritel fashion di Surabaya. Pasalnya, transaksi di ritel fashion selama satu bulan terakhir terus mengalami peningkatan. Bahkan hampir menyamai tahun 2019 atau sebelum pandemi Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Direktur Marketing Pakuwon Group, Sutandi. Menurutnya, pada hari Sabtu dan Minggu akhir April 2021 lalu merupakan titik puncak orang berbelanja di mal untuk lebaran. Tingginya orang berbelanja di mal juga terjadi pada Sabtu dan Minggu pada awal Mei 2021.

“Kita melihat di bulan April ini bisa mengembalikan gairah bisnis ritel fashion,” katanya, Sabtu (15/5/2021).

Menurut Sutandi, saat ini ada perubahan perilaku masyarakat ketika berkunjung ke mal. Sebelum pandemi, orang datang ke pusat perbelanjaan kebanyakan hanya untuk jalan-jalan saja.

Berbeda pada waktu pandemi, orang datang ke mal memang ada tujuan yang jelas. Seperti makan di restoran atau berbelanja.

“Meski pengunjung tidak sebanyak tahun 2019, tapi nilai belanjanya sangat tinggi. Kalau dibanding tahun 2019 paling hanya kurang 10%. Transaksi sudah bagus,” ujarnya.

Terkait tingkat kunjungan masyarakat ke mal, Sutandi mencontohkan, pengunjung di Pakuwon Mall Surabaya pada hari Minggu lalu mencapai 13.000 mobil. Jumlah itu hampir sama seperti sebelum pandemi.

“Kita berharap Lebaran ini bisa jadi kick off agar ritel bergairah. Semoga tidak terjadi ledakan angka Covid-19 setelah Lebaran. Kami harap semua bisa terkendali dan ini jadi momentum kembalinya bisnis ritel,” harapnya.

Sutandi memastikan, seluruh pusat perbelanjaan di bawah naungan Pakuwon Group telah menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang sangat ketat. Tim Satgas Mal jumlahnya ditingkatkan agar pengawasan terhadap pengunjung bisa lebih maksimal.

Tim Satgas akan berupaya agar tidak terjadi kerumunan dan memastikan semua pengunjung memakai masker.

“Kita juga koordinasi dengan Pemkot Surabaya, kepolisian dan kodam, untuk bantu lakukan pengawasan dan penerapan prokes di mal,” pungkasnya. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD