sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Siapkan USD6 Miliar, Pemerintah Bakal Hidupkan Kembali BUMN Tekstil

Economics editor Anggie Ariesta
15/01/2026 11:02 WIB
Langkah strategis ini merupakan bagian dari peta jalan (roadmap) penguatan industri padat karya yang telah dibahas bersama Presiden Prabowo Subianto.
Siapkan USD6 Miliar, Pemerintah Bakal Hidupkan Kembali BUMN Tekstil. Foto: iNews Media Group.
Siapkan USD6 Miliar, Pemerintah Bakal Hidupkan Kembali BUMN Tekstil. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Pemerintah Indonesia berencana membentuk kembali perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor industri tekstil. Langkah strategis ini merupakan bagian dari peta jalan (roadmap) penguatan industri padat karya yang telah dibahas bersama Presiden Prabowo Subianto.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa rencana ini menjadi prioritas karena industri tekstil merupakan pilar utama ekonomi nasional dengan daya serap tenaga kerja yang sangat besar serta potensi ekspor yang tinggi.

Saat ini, sektor tersebut tengah menghadapi tekanan berat, terutama akibat kebijakan tarif dari Amerika Serikat (AS) yang merupakan pasar ekspor utama.

"Jadi kemarin rapat di Hambalang dengan Bapak Presiden, dan kami mengusulkan sudah diselesaikan roadmap (sektor tekstil, produk tekstil, sepatu, garment) sekaligus," kata Airlangga di Jakarta, dikutip Kamis (15/1/2026).

Untuk membangkitkan kembali kejayaan industri tekstil nasional, pemerintah telah menyiapkan skema perkuatan modal. Pembentukan BUMN tekstil ini nantinya akan didukung penuh oleh pembiayaan dari Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara.

Airlangga menjelaskan bahwa fokus pemerintah adalah memperkuat sisi produksi sekaligus memperluas akses pasar internasional, salah satunya melalui percepatan perjanjian kerja sama IEU-CEPA dengan Uni Eropa.

"Bapak Presiden mengingatkan kita pernah mempunyai BUMN tekstil dan ini akan dihidupkan kembali. Sehingga pendanaan 6 billion (USD6 miliar) nanti akan disiapkan oleh Danantara," kata Airlangga.

Melalui integrasi antara produksi di bawah BUMN baru dan perluasan pasar ke berbagai negara, pemerintah optimistis industri tekstil dan alas kaki Indonesia dapat bangkit dari tekanan global.

Target ambisius pun telah ditetapkan, di mana nilai ekspor produk tekstil nasional diharapkan mampu menembus angka USD40 miliar.

Reaktivasi BUMN tekstil ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak bagi ekosistem industri tekstil dalam negeri agar lebih kompetitif, resilien, dan mampu bersaing di tengah dinamika perdagangan global yang penuh tantangan.

(NIA DEVIYANA)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement