Data menyatakan bahwa tingkat literasi asuransi masyarakat Indonesia telah mencapai sekitar 45 persen, tetapi tingkat kepemilikan asuransi baru sebesar 28,5 persen dan masyarakat Indonesia yang membeli asuransi hanya berada pada 6,6 persen.
Sun Life melihat kondisi tersebut sebagai peluang pertumbuhan industri asuransi jiwa nasional dalam jangka panjang.
Untuk menangkap peluang tersebut, perusahaan memperluas akses layanan melalui sekitar 1.400 tenaga pemasaran di berbagai wilayah Indonesia, sekaligus memperkuat portofolio produk kesehatan dan syariah.
Pada kesempatan yang sama, Sun Life meluncurkan produk asuransi kesehatan syariah terbaru bernama Shifa Signature.
Produk tersebut menawarkan perlindungan kesehatan hingga Rp15 miliar per tahun dengan tambahan limit booster hingga Rp35 miliar, termasuk akses perawatan di luar negeri dan manfaat no-claim benefit bagi nasabah yang tidak melakukan klaim.