Surabaya Menuju ke PPKM Level 1, Walikota Dorong Vaksinasi Massal dan Disiplin ProkesÂ

IDXChannel - Walikota Surabaya Eri Cahyadi mengucapkan terima kasih kepada warga Surabaya karena, sejak pekan lalu (6/9), situasi COVID-19 di Surabaya masuk kategori level 2 dan berusaha segera menuju ke level 1. Ini berdasarkan asesmen situasi COVID-19 yang dirilis Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
"Saya mewakili seluruh jajaran Pemerintah Kota Surabaya mengucapkan banyak terima kasih kepada panjenengan (anda) semuanya. Alhamdulillah, Surabaya mulai minggu kemarin sudah masuk level 2, hasil asesmen Kementerian Kesehatan dan masuk zona kuning," kata Eri.
Ia juga mengajak warganya untuk tetap menjaga situasi ini. Salah satu caranya adalah dengan percepatan vaksinasi. Ia juga mengaku sempat bertanya kepada salah satu peserta. Warga itu berasal dari Tambaksari Surabaya. Katanya, di sana masih banyak warga belum vaksin dosis dua.
"Insya allah di gerai (vaksin) manapun, bisa di sini (KBS), tempat lainnya, itu bisa datang langsung. Meskipun itu warga (Surabaya) dari (kecamatan) manapun. Selagi ada tempat vaksin, bisa langsung datang ketika itu warga Surabaya, baik dosis satu atau dua," kata Eri.
Menurutnya, upaya percepatan vaksinasi ini untuk mewujudkan herd immunity warga Surabaya. Namun tak lupa, ia juga meminta warga agar tetap menjaga disiplin protokol kesehatan. Salah satu caranya ialah dengan disiplin pakai masker. Karena, pakai masker 90 persen efektif mencegah penularan COVID-19.
"Jadi saya nyuwun tolong (minta tolong) titip Kota Surabaya kepada panjenengan (anda). Jangan sampai Surabaya naik level lagi, jangan sampai Surabaya naik zona oranye. Karena waktunya kita sekarang menggerakkan ekonomi, waktunya mlaku-mlaku (jalan-jalan) bersama keluarga," jelasnya.
Bagi Eri, jika warga itu peduli dan dan cinta Surabaya, pasti dia akan disiplin pakai masker di manapun berada. Ia berharap, situasi COVID-19 di Surabaya bisa terus menurun. Sehingga, kehidupan kembali normal dan roda perekonomian berjalan lancar.
"Sehingga kita bisa kembali normal lagi. Bisa mlaku-mlaku karo (jalan-jalan bersama) keluarga, bisa dodolan (berdagang) lagi, ekonominya bergerak. Itulah tujuan kita, kebahagiaan warga Surabaya. Sekali lagi matur nuwun (terima kasih) seluruh warga Surabaya," katanya.
(IND)