Hendri menilai peran PLB penting dalam mengurangi dwelling time. Fasilitas tersebut memungkinkan barang yang masuk tidak terlalu lama tertahan di kawasan pelabuhan, karena tersedia tempat penampungan sebelum barang melanjutkan proses berikutnya.
"Keberadaan PLB ini sebagai bagian mereduksi dwelling time, mereduksi apa yang disebut dengan logistic cost. Sehingga, tidak ada lagi tertimbun-tertimbun, paling tidak kita mampu mengurai benang-benang kusut yang ada di pelabuhan, kemudian diarahkan ke bonded," ujarnya.
Namun, Hendri menegaskan fungsi PLB bukan untuk mengatasi kemacetan lalu lintas kendaraan di sekitar pelabuhan. Tetapi, kata dia, mengurangi keterisian atau occupancy rate di pelabuhan.
"Yang kita bisa urai itu adalah occupancy rate yang ada di pelabuhan, karena mereka akan bisa keluar lebih cepat dan ada penampung. Sehingga tidak ada antrean yang seperti dwelling time. Kemacetan di lalu lintasnya itu di luar domain Bea Cukai," ujar dia.
Impor Besi Baja
Pada kesempatan kunjungan tersebut, Hendri mendengarkan dialog dari para pelaku usaha yang menyampaikan soal pengajuan permintaan kuota impor besi baja dan sparepart yang memakan waktu lama dalam prosesnya.