AALI
9275
ABBA
280
ABDA
0
ABMM
2410
ACES
720
ACST
192
ACST-R
0
ADES
6225
ADHI
815
ADMF
8200
ADMG
177
ADRO
3250
AGAR
310
AGII
2220
AGRO
750
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
99
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
154
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1545
AKRA
1160
AKSI
272
ALDO
745
ALKA
296
ALMI
308
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
546.99
1.02%
+5.51
IHSG
7186.56
0.74%
+53.11
LQ45
1026.34
0.98%
+9.98
HSI
19763.91
-0.8%
-158.54
N225
28942.14
-0.96%
-280.63
NYSE
0.00
-100%
-15846.79
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,765
Emas
836,469 / gram

Terkait Penipuan DNA Pro, Bareskrim Sita Aset Rp307 Miliar

ECONOMICS
Puteranegara
Jum'at, 27 Mei 2022 19:50 WIB
Bareskrim Polri telah menyita aset Rp307 miliar terkait kasus dugaan robot trading skema ponzi DNA Pro. 
Terkait Penipuan DNA Pro, Bareskrim Sita Aset Rp307 Miliar (FOTO: MNC Media)
Terkait Penipuan DNA Pro, Bareskrim Sita Aset Rp307 Miliar (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dit Tipideksus) Bareskrim Polri telah menyita aset Rp307 miliar terkait kasus dugaan robot trading skema ponzi DNA Pro

"Total nilai aset dan uang yang disita sebesar Rp307.525.057.172," kata Dir Tipideksus Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan kepada awak media, Jakarta, Jumat (27/5/2022).

Total aset itu terdiri dari penyitaan uang tunai senilai Rp112.525.057.172. Dan jumlah aset berupa barang yang disita sekitar Rp195 miliar.

"Penyitaan aset dan barang Rp195.000.000.000," ujar Whisnu.

Sejauh ini, aset yang telah disita diantaranya satu unit Hotel di Jakarta Pusat, 14 unit mobil, Ferrari, Alphard, Mustang, Lexus, BMW, Fortuner, Pajero, HRV dan Honda Brio, emas seberat 20 kilogram, 10 unit rumah di berbagai lokasi dan dua unit apartemen. 

Dalam kasus ini, Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dit Tipideksus) Bareskrim telah menetapkan 14 orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan robot trading skema ponzi DNA Pro. 

Dari 14 tersangka, 11 diantaranya telah ditangkap dan ditahan oleh polisi. Sementara, tiga orang lainnya saat ini masih dalam proses pengejaran. Mereka diduga kabur keluar negeri. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD