IDXChannel - Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tekanan inflasi Jakarta pada periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri menurun. Inflasi pada April 2024 sebesar 0,26% (mtm), lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 0,37% (mtm).
Inflasi tersebut juga lebih rendah dibandingkan rata-rata inflasi pada periode HBKN idul fitri selama 3 tahun terakhir (0,50% mtm).
Kepala Kantor Perwakilan BI DKI Arlayana Abubakar menjelaskan, lebih rendahnya inflasi terutama disebabkan oleh deflasi pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau.
Di sisi lain, kelompok transportasi, kelompok perawatan pribadi dan jasa Iainnya, serta kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran menjadi penyumbang inflasi Jakarta pada April 2024.
Secara tahunan, Jakarta mengalami inflasi sebesar 2,1 1 % (yoy), masih terkendali dalam sasaran 2,5±1 %, dan lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya (2,1 8%, yoy). Inflasi tersebut juga lebih rendah dari Nasional (3,00%, yoy).