sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Utang Luar Negeri RI Naik 1,9 Persen Jadi USD439,8 Miliar di April 2026

Economics editor Anggie Ariesta
15/06/2026 13:27 WIB
BI melaporkan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada April 2026 sebesar USD439,8 miliar, tumbuh 1,9 persen secara tahunan.
Utang Luar Negeri RI Naik 1,9 Persen Jadi USD439,8 Miliar di April 2026. (Foto: iNews Media Group)
Utang Luar Negeri RI Naik 1,9 Persen Jadi USD439,8 Miliar di April 2026. (Foto: iNews Media Group)

Sebagai salah satu instrumen dalam pembiayaan APBN, ULN pemerintah dikelola secara cermat, terukur, dan akuntabel dengan pemanfaatan yang terus diarahkan untuk mendukung pembiayaan program-program prioritas guna menjaga keberlanjutan fiskal serta memperkuat perekonomian nasional.

Berdasarkan sektor ekonomi, penggunaan ULN pemerintah dimanfaatkan antara lain untuk mendukung Sektor Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial (22,1 persen dari total ULN pemerintah); Administrasi Pemerintah, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib (20,5 persen); Jasa Pendidikan (16,2 persen); Konstruksi (11,5 persen); serta Transportasi dan Pergudangan (8,5 persen).

Posisi ULN pemerintah tersebut didominasi utang jangka panjang dengan pangsa mencapai 99,99 persen dari total ULN pemerintah.

Sedangkan, ULN swasta melanjutkan kontraksi. Pada April 2026, posisi ULN swasta tercatat sebesar USD193,2 miliar atau kontraksi 0,7 persen (yoy), lebih rendah dibandingkan kontraksi bulan sebelumnya 1,4 persen (yoy).

Perkembangan tersebut terutama didorong oleh ULN kelompok peminjam lembaga keuangan (financial corporations) yang secara tahunan mencatatkan kontraksi sebesar 5,0 persen (yoy), lebih rendah dibandingkan dengan kontraksi pada Maret 2026 sebesar 6,3 persen (yoy).

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement