Mandat baru ini dipandang sebagai upaya Menkeu Purbaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi 2026 ke level 6 persen.
Purbaya menegaskan, perluasan wewenang fiskal ini akan dilakukan melalui sinkronisasi yang erat dengan kebijakan moneter, tanpa mengganggu independensi bank sentral.
“Terus kami sinkronkan kebijakan moneter lebih baik, dengan moneter ya, bukan saya intervensi, kita komunikasi lebih baik dengan Pak Gubernur dari Bank Sentral," kata Purbaya.
(DESI ANGRIANI)