AALI
8875
ABBA
244
ABDA
6025
ABMM
4390
ACES
625
ACST
206
ACST-R
0
ADES
7200
ADHI
760
ADMF
8425
ADMG
169
ADRO
3890
AGAR
302
AGII
2510
AGRO
630
AGRO-R
0
AGRS
100
AHAP
106
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
147
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1520
AKRA
1335
AKSI
324
ALDO
705
ALKA
290
ALMI
428
ALTO
178
Market Watch
Last updated : 2022/09/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
532.78
-1.68%
-9.13
IHSG
7072.12
-1.48%
-106.47
LQ45
1008.94
-1.63%
-16.70
HSI
17927.82
-0.03%
-5.45
N225
26567.55
-2.16%
-586.28
NYSE
13796.99
-2.26%
-319.60
Kurs
HKD/IDR 1,914
USD/IDR 15,031
Emas
794,490 / gram

Viral Dinyanyikan Farel di Istana Negara, Menkumham Kukuhkan Hak Cipta Ojo Dibandingke

ECONOMICS
Martin Ronaldo
Jum'at, 19 Agustus 2022 08:25 WIB
Kemenkumham RI mengukuhkan hak cipta atas lagu 'Ojo Dibandingke' ciptaan Agus Purwanto atau yang sering dikenal sebagai Abah Lala.
Kemenkumham RI mengukuhkan hak cipta atas lagu 'Ojo Dibandingke' ciptaan Agus Purwanto atau yang sering dikenal sebagai Abah Lala.
Kemenkumham RI mengukuhkan hak cipta atas lagu 'Ojo Dibandingke' ciptaan Agus Purwanto atau yang sering dikenal sebagai Abah Lala.

IDXChannel - Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham RI) mengukuhkan hak cipta atas lagu 'Ojo Dibandingke' ciptaan Agus Purwanto atau yang sering dikenal sebagai Abah Lala. Pengukuhan tersebut, setelah lagu tersebut dinyanyikan oleh Farel Prayoga pada saat upacara perayaan HUT RI ke 77 di Istana Negara, Jakarta Pusat.

"Ini Abah Lala ini perannya sangat sentral kalau tidak diciptakan sama Abah Lala ini Farel tidak bisa menyanyikan 'Ojo Dibandingke', nah ini sekarang Abah Lala terima kasih, ini hak pencipta pencatatan berlaku selama hidup pencipta terus berlangsung, selama 70 tahun setelah pencipta pergi, meninggal dunia. Jadi selama-lamanya, terima kasih," ujar Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly kepada wartawan di Golden Ball Room, Kamis (18/8/2022).

Dengan adanya pengukuhan hak cipta pada lagu tersebut, nantinya setiap orang yang menyanyikan atau membawa lagu tersebut harus membayar royalti kepada sang pencipta lagu yakni, Abah Lala.

"Ini hak pencipta, biasanya yang taken hak cipta itu cukup Dirjen, Direktorat hak cipta, ini menteri yang taken langsung," ujarnya

"Apalagi ini lagu viral supaya dia dapat perlindungan Hak Kekayaan Intelektualnya, kalau suatu saat ada yang mau pakai lagu itu royalty kepada pencipta ada. Nanti LMKN yang urus itu ya, LMKN kita yang urus itu," sambungnya.

Selain itu, Yasonna juga mengatakan penampilan Farel di Istana pada saat membawakan lagu tersebut juga sudah didaftarkan hak Kekayaan Intelektualnya, sehingga Farel berhak menerima Royalti saat ada seseorang menggunakan penampilannya.

"Jadi ini sudah Hak Kekayaan untuk performance di istana negara ini, temen-temen kalau sudah mau ambil pakai penampilan itu bayar, dia punya hak Kekayaan Intelektual ada royalty nya nanti masuk LMKN ya. Jadi nanti ada royalty jadi jangan sembarangan kutip di YouTube sudah kita kasih haknya," tuturnya.

(NDA) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD