AALI
9275
ABBA
280
ABDA
0
ABMM
2420
ACES
725
ACST
192
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
810
ADMF
8150
ADMG
177
ADRO
3240
AGAR
308
AGII
2240
AGRO
750
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
99
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
155
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1550
AKRA
1150
AKSI
272
ALDO
750
ALKA
296
ALMI
308
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
545.40
0.72%
+3.91
IHSG
7171.00
0.53%
+37.55
LQ45
1023.58
0.71%
+7.23
HSI
19722.54
-1%
-199.91
N225
28942.14
-0.96%
-280.63
NYSE
15734.11
-0.71%
-112.68
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,765
Emas
837,319 / gram

Dugaan Suap Karantina Rachel Vennya, MAKI Serahkan Bukti Rekening ke Bareskrim 

ECOTAINMENT
Putranegara Batubara/MPI
Selasa, 21 Desember 2021 17:01 WIB
MAKI menyerahkan barang bukti (barbuk) terkait dugaan suap kasus ke karantinaan kesehatan Selebgram Rachel Vennya.
Dugaan Suap Karantina Rachel Vennya, MAKI Serahkan Bukti Rekening ke Bareskrim  (Dok.MNC Media)
Dugaan Suap Karantina Rachel Vennya, MAKI Serahkan Bukti Rekening ke Bareskrim  (Dok.MNC Media)

IDXChannel -  Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman menyerahkan barang bukti (barbuk) terkait dugaan suap kasus ke karantinaan kesehatan Selebgram Rachel Vennya, ke Bareskrim Polri.  

"Saya ke sini dalam rangka menindaklanjuti itu dengan menyerahkan barang bukti yaitu berkas-berkas yang saya peroleh dari proses pengadilan di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang," kata Boyamin di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (21/12/2021).

Boyamin mengaku, barang bukti itu berupa berkas-berkas dan nomor rekening. Kemudian, nama lengkap dua oknum yang menerima suap Rachel Vennya beserta alamat tempat tinggal.

"Kalau nama lengkap dan nomor rekeningnya ada itu kan gampang buka di bank dan saya ada semuanya itu dari proses-proses nama lengkap dan no rekeningnya," ujar Boyamin. 

Menurut Boyamin, barang bukti itu diperoleh dari seseorang berdasarkan hasil persidangan. Menurut dia, bukti dugaan suap itu belum tentu benar. Maka itu, dia menyerahkan ke Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipikor) Bareskrim Polri untuk diselidiki. 

"Makanya, saya serahkan buktinya dengan kalimat dugaan-dugaan bahwa saya meyakini ini ada dugaan pungli dan suap, karna uang dari Rachel kepada Ovelina itu, kemudian yang Rp30 juta kepada Kania," ucap Boyamin. 

Boyamin berharap, Dit Tipidkor Bareskrim Polri bisa menindaklanjuti kasus dugaan suap dan pungli tersebut. Ia menegaskan tindak pidana telah terjadi meski Ovelina dan Kania telah mengembalikan uang tersebut ke Rachel Vennya. 

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD