AALI
10125
ABBA
232
ABDA
0
ABMM
780
ACES
1470
ACST
272
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
1165
ADMF
0
ADMG
167
ADRO
1195
AGAR
410
AGII
1100
AGRO
900
AGRO-R
0
AGRS
595
AHAP
71
AIMS
480
AIMS-W
0
AISA
274
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3220
AKSI
0
ALDO
890
ALKA
238
ALMI
240
ALTO
344
Market Watch
Last updated : 2021/05/12 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
467.69
-0.91%
-4.29
IHSG
5921.08
-0.92%
-54.70
LQ45
879.63
-1%
-8.87
HSI
28013.81
0%
0.00
N225
28608.59
0%
0.00
NYSE
16355.62
0%
0.00
Kurs
HKD/IDR 1,826
USD/IDR 14,195
Emas
838,803 / gram

Bank Jago Catat Rugi Naik hingga 50,26 Persen di Kuartal I-2021

MARKET NEWS
Aditya Pratama/iNews
Kamis, 22 April 2021 08:38 WIB
PT Bank Jago Tbk (ARTO) mencatatkan kenaikan rugi pada kuartal I-2021.
Bank Jago Catat Rugi Naik hingga 50,26 Persen di Kuartal I-2021,. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - PT Bank Jago Tbk (ARTO) mencatatkan kenaikan rugi pada kuartal I-2021. Pada laporan keuangan per 31 Maret 2021, perseroan mencatatkan rugi tahun berjalan sebesar Rp38,13 miliar atau lebih naik 50,26 persen dibanding 31 Maret 2020 sebesar Rp25,37 miliar.

Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (22/4/2021), perseroan mencatat pendapatan bunga sebesar Rp41,85 miliar atau naik 120,96 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp18,94 miliar, sementara itu pendapatan operasional lain Rp13,07 miliar. Adapun rugi per saham dasar Rp3,51.

Adapun pendapatan bunga perseroan terdiri atas kredit yang diberikan, efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali, giro dan penempatan pada Bank Indonesia dan lain-lain, efek-efek dan penempatan pada bank lain serta pendapatan operasional lain.

Kredit yang diberikan tercatat Rp35,68 miliar atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp8,83 miliar; efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali tercatat Rp1,84 miliar atau lebih rendah dari sebelumnya Rp8,69 miliar; giro dan penempatan pada Bank Indonesia dan lain-lain tercatat Rp1,32 miliar atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp914 juta.

Efek-efek tercatat Rp1,81 miliar atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp308 juta; penempatan pada bank lain tercatat Rp1,17 miliar atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp185 juta; pendapatan operasional lain tercatat Rp13,07 miliar atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp1,81 miliar.

ARTO mencatatkan adanya penurunan beban bunga di kuartal I-2021 menjadi Rp8,37 miliar dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp8,86 miliar. Sementara itu, beban penyisihan penurunan nilai naik menjadi Rp6,95 miliar dari sebelumnya Rp1,95 miliar serta beban umum dan administrasi juga naik menjadi Rp37,09 miliar dari sebelumnya Rp3,97 miliar.

Bank Jago mencatatkan liabilitas sebesar Rp1,10 triliun dan ekuitas Rp8,14 triliun. Adapun total aset perseroan meningkat menjadi Rp9,24 triliun dibanding tahun 2020 sebesar Rp2,17 triliun. (TYO)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD