Sebagai informasi, DIVA telah menghabiskan dana IPO sebesar Rp606,68 miliar per 31 Desember 2025.
Rincian penggunaan dana yakni untuk modal kerja sebesar Rp392,13 miliar atau 64,06 persen, investasi senilai Rp214,39 miliar atau 35,02 persen, serta pengembangan dan pembinaan SDM mencapai Rp155,25 juta atau 0,03 persen.
Kemudian sisa dana IPO sebesar Rp5,46 miliar disimpan sebagai giro di PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan tingkat suku bunga 0,50 persen.
Adapun DIVA listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 27 November 2018, dengan melepas sebanyak 214.285.700 saham dan harga pelaksanaan Rp2.950. Sehingga, perseroan meraih dana IPO sebesar Rp632,14 miliar.
(DESI ANGRIANI)