IDXChannel - Danantara Indonesia menilai momentum penilaian Morgan Stanley Capital International (MSCI) akan menjadi ujian penting bagi pasar saham nasional untuk naik kelas dan sejajar dengan bursa global.
Alih-alih mengkritik MSCI, Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia Pandu Sjahrir menyebut permintaan lembaga indeks global tersebut justru mencerminkan proses evaluasi internasional terhadap Bursa Efek Indonesia (BEI).
Pernyataan tersebut disampaikan Pandu dalam talkshow Prasasti Economic Forum 2026 bertajuk Navigating Indonesia’s Next Chapter yang digelar di Jakarta, Kamis (29/1/2026). Acara ini menghadirkan sejumlah pembicara, antara lain Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy serta Utusan Khusus Presiden Bidang Perdagangan dan Kerja Sama Multilateral Mari Elka Pangestu.
Forum diskusi yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan tersebut mendapat dukungan dari sejumlah korporasi, di antaranya Astra, Toba Group, Triputra, Indofood, Agung Podomoro, dan Bank Mandiri.
Pandu menegaskan, isu yang disorot MSCI bukan hal baru bagi pelaku pasar. Diskusi dengan MSCI telah berlangsung berbulan-bulan, dengan masukan yang dinilainya jelas dan konsisten. “Ini sudah 3–4 bulan isu ini. Saya sendiri sudah bertemu dengan direksi MSCI, jadi masukannya menurut saya sangat clear,” kata dia.